Geum Chae Rim , salah satu pembawa acara cuaca yang terdampak penutupan di MBC(Instagram Chae Rim) JAKARTA, Cuitan.id – Stasiun televisi Korea Selatan MBC resmi menghapus sistem pembawa acara berita cuaca setelah berjalan selama 31 tahun. Keputusan ini menuai sorotan publik karena dinilai memiliki kemiripan dengan alur drama Korea populerThe Glory, yang mengangkat isu perundungan di lingkungan kerja.
Seluruh penyiar cuaca lepas MBC, termasuk Kim Ga Young, Geum Chaerim, Lee Hyun Seung, dan Choi A-ri, diketahui mengakhiri kontrak mereka seiring diterapkannya kebijakan baru tersebut. Langkah ini bukan merupakan pengunduran diri individu, melainkan bagian dari perubahan sistem internal yang dilakukan MBC.
Pada 8 Februari, Geum Chaerim mengumumkan melalui media sosial bahwa siaran cuaca yang ia bawakan pada 6 Februari menjadi penampilan terakhirnya di MBC.
“Selama hampir lima tahun, saya selalu menyampaikan ramalan cuaca dengan penuh tanggung jawab dan antusiasme,” tulis Geum Chaerim.
Unggahan tersebut menandai berakhirnya era penyiar cuaca lepas di MBC yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade.
Penghapusan sistem ini tidak lepas dari kontroversi yang mencuat setelah meninggalnya Oh Yoanna, mantan penyiar cuaca MBC. Tahun lalu, publik dikejutkan oleh ditemukannya surat pribadi serta percakapan grup yang diduga berisi komentar tidak pantas di lingkungan kerja.
Kasus ini sempat memicu investigasi internal oleh pihak MBC. Namun, hasil penyelidikan menyimpulkan tidak adanya bukti kuat yang mengarah pada tindakan perundungan secara hukum, sehingga tidak dilakukan sanksi disipliner menyeluruh.
Alih-alih melakukan evaluasi individu atau perbaikan budaya kerja, MBC justru memilih menghapus sistem pembawa acara cuaca secara keseluruhan. Sebagai gantinya, MBC akan menghadirkan pakar cuaca dan iklim dengan latar belakang profesional non-penyiar.
Langkah ini disebut bertujuan meningkatkan kualitas informasi cuaca. Meski demikian, keputusan tersebut tetap menuai kritik karena dinilai sebagai upaya mengakhiri polemik tanpa menyentuh akar persoalan.
Dengan berakhirnya kontrak seluruh penyiar cuaca lepas, MBC secara resmi menutup satu babak panjang dalam sejarah penyiarannya. Transformasi ini menjadi sorotan luas, baik di Korea Selatan maupun internasional, terutama karena konteks kontroversi yang menyertainya. ***
Tidak ada komentar