Manggis Kerinci Siap Mendunia: Kemenkum Jambi Kebut Sertifikasi IG

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Apr 2026 18:00 5 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Kedatangan tim Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Jambi di Desa Koto Patah, Kec. Danau Kerinci Barat, Kabupaten Kerinci, pada Rabu (8/4/2026) disambut dengan aroma tanah basah dan rimbunnya pepohonan.

Di bawah dahan pohon yang sarat buah, membawa sebuah misi besar untuk masa depan petani lokal mulai bersemi di desa ini.

Dimana Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Diana Yuli Astuti, memimpin langsung Tim Analis Kekayaan Intelektual untuk berdialog dengan warga. Mereka tidak hanya berkunjung secara formal, tetapi menyentuh langsung tekstur buah manggis yang selama ini menjadi urat nadi ekonomi warga Kerinci.

Manggis dari Bumi Sakti Alam Kerinci punya ciri khas yang sulit tertandingi. Rasanya menawarkan harmoni manis dan asam yang seimbang, tekstur kulitnya mulus, dan daya simpannya jauh lebih lama dari manggis daerah lain.

“Manggis Kerinci bukan sekadar komoditas, ini adalah identitas. Alam pegunungan yang unik dan dedikasi para petani di sini menciptakan kualitas premium,” jelas Diana di tengah diskusi hangat bersama kelompok tani.

Kehadiran tim Kemenkumham Jambi bertujuan untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya pendaftaran Indikasi Geografis (IG). Sertifikat ini berfungsi sebagai tameng hukum agar tidak ada pihak luar yang berani mengeklaim produk lain sebagai “Manggis Kerinci”.

Selain perlindungan nama, sertifikat IG adalah kunci pembuka gerbang ekspor. Produk yang memiliki jaminan kualitas resmi biasanya memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi di pasar internasional. Konsumen pun mendapatkan kepastian bahwa buah yang mereka beli adalah produk asli berkualitas tinggi.

Dalam proses penggalian data ini, hadir pula Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Kepala Desa Koto Patah. Tantangan ke depan adalah membentuk Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) agar kualitas produk tetap terjaga secara konsisten.

“Kami sangat berharap pendampingan ini berkelanjutan. Kami ingin Manggis Kerinci naik kelas dan diakui dunia,” ujar salah satu petani dengan penuh harap.

Kanwil Kemenkumham Jambi berkomitmen mengawal proses ini hingga sertifikat resmi berada di tangan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kekayaan alam Kerinci ini akan menjadi motor penggerak ekonomi yang membawa kesejahteraan nyata bagi warga setempat. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA