Lobi Pusat, Wako Alfin Targetkan Sungai Penuh Bebas Banjir dan Jalan Mulus

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Feb 2026 20:36 71 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Walikota Sungai Penuh, Alfin, SH, bergerak cepat menjemput bola ke pemerintah pusat guna memastikan percepatan pembangunan infrastruktur dasar di Kota Sungai Penuh.

Didampingi Kadis PUPR, Yz Oktavianus, Wako Alfin mendatangi Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi pada Kamis (5/2).

Langkah ini diambil untuk memastikan anggaran pusat terserap maksimal demi kepentingan masyarakat Kota Sungai Penuh, terutama pada sektor penanggulangan bencana dan mobilitas ekonomi.

1. Fokus Penanganan Banjir & Normalisasi Sungai

Dalam pertemuannya dengan BWS Sumatera VI, Wako Alfin menekankan pentingnya solusi permanen untuk masalah banjir. Beberapa poin krusial yang diusulkan meliputi:

  • Normalisasi & Revitalisasi: Pembersihan dan pendalaman aliran sungai yang kerap meluap.

  • Pengendalian Banjir: Pembangunan sistem drainase dan tanggul yang lebih kokoh.

  • Peningkatan Kualitas Lingkungan: Pemeliharaan infrastruktur air secara berkelanjutan.

Respon BWS: Kepala BWS Sumatera VI, Joni Rahalsyah Putra, mengonfirmasi bahwa tahun ini akan segera dilaksanakan pembangunan Bendungan Sungai Batang Merao serta normalisasi Batang Sankir.

2. Perbaikan Jalan dan Jembatan Strategis

Selain masalah air, aksesibilitas darat menjadi prioritas. Wako Alfin mengajukan daftar panjang preservasi jalan dan penggantian jembatan yang menjadi urat nadi ekonomi warga, di antaranya:

  • Preservasi Jalan: Jalur Muara Jaya, Renah Padang Tinggi, Yos Sudarso, Sungai Ning, hingga R.E. Martadinata.

  • Pembangunan Jembatan: Penggantian Jembatan Sungai Mancik dan Jembatan Inpres Muara Jaya.

Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, menyambut positif usulan tersebut dan berkomitmen melakukan tindak lanjut sesuai perencanaan teknis nasional.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Wako Alfin menegaskan bahwa koordinasi intens dengan kementerian adalah kunci agar pembangunan di daerah tidak hanya mengandalkan APBD yang terbatas.

“Kami ingin dukungan pusat diperkuat agar infrastruktur kita berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA