Kisah Tegar Rizki Melawan Kanker Mata: “Saya Tetap Semangat untuk Sembuh”

waktu baca 2 menit
Senin, 13 Apr 2026 12:00 3 admincuitan

Cuitan.id – Kisah perjuangan hidup Rizki Nurdiansyah (26) mendadak viral di TikTok setelah ia membagikan perjalanannya melawan kanker mata stadium 3. Melalui akun @nurdiansyahrizki07, pria asal Medan ini menceritakan betapa beratnya proses pengobatan yang ia jalani selama empat tahun terakhir demi bertahan hidup.

Semua bermula dari gejala yang tampak ringan. Rizki merasa kedua matanya memerah dan penglihatannya mulai samar, bahkan sering muncul bayangan hitam disertai rasa nyeri. Saat memeriksakan diri ke klinik, dokter awalnya menduga adanya infeksi bakteri atau dampak radiasi ponsel.

Faktor gaya hidup seperti konsumsi junk food dan kurang istirahat juga menjadi perhatian tim medis saat itu. Namun, rasa nyeri tersebut justru semakin menjadi-jadi dan datang tanpa terduga, hingga mengganggu aktivitas kerjanya sehari-hari.

“Gejala paling sakit itu nyeri pada bagian mata. Nyerinya selalu datang tiba-tiba, bahkan bisa terasa seharian penuh,” ungkap Rizki.

Kondisi mata Rizki terus membesar hingga pada tahun 2022, dokter mendiagnosisnya mengidap tumor ganas di belakang bola mata. Sejak saat itu, Rizki harus melewati rangkaian medis yang sangat panjang:

  • 6 kali prosedur kemoterapi.
  • 36 kali radiasi dosis penuh.
  • 4 kali operasi besar.
  • 2 kali pengambilan sampel jaringan (biopsi).

Puncaknya terjadi pada tahun 2024. Setelah berjuang keras, dokter memutuskan untuk mengangkat salah satu bola mata Rizki. Tim medis juga menyarankan Rizki untuk tidak menggunakan bola mata palsu dan harus menutup jahitannya secara permanen.

Kehilangan anggota tubuh tentu memberikan hantaman mental yang hebat bagi Rizki. Ia mengaku sempat mengalami mental down, apalagi beberapa teman mulai menjauh sejak ia jatuh sakit.

Meski demikian, dukungan penuh dari keluarga menjadi kekuatannya untuk terus melangkah. Rizki memilih untuk bersabar dan mengikuti setiap proses pengobatan dengan harapan bisa kembali bekerja secara normal.

“Sebenarnya saya tidak kuat, tapi saya mencoba sabar dan mengikuti alur perjalanan sakit ini. Saya tetap semangat untuk sembuh dan ingin bisa bekerja kembali,” pungkasnya dengan penuh harapan.

Kisah Rizki mengingatkan kita semua akan pentingnya mendengarkan sinyal dari tubuh. Jika Anda mengalami gangguan penglihatan atau nyeri mata yang tidak kunjung hilang, segera konsultasikan ke dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA