Ilustrasi Alquran. detik.com Cuitan.id – Nuzulul Quran terjadi pada bulan Ramadan dan menjadi momen bersejarah dalam Islam. Peristiwa ini menandai turunnya wahyu Allah SWT pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW dan permulaan risalah Islam.
Menurut buku 49 Teladan dalam Al-Qur’an karya Ririn Rahayu Astutiningrum, Al-Qur’an pertama kali di turunkan saat Nabi Muhammad SAW berkhalwat di Gua Hira, Jabal Nur, pada 17 Ramadan, saat beliau berusia 40 tahun. Wahyu pertama berupa Surah Al-‘Alaq ayat 1-5 yang menekankan pentingnya membaca dan menuntut ilmu, termasuk membaca Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Dalam buku Sejarah Agama & Kepercayaan di Dunia karya Siti Fauziyah di sebutkan bahwa Nuzulul Quran terjadi sekitar tahun 611 Masehi. Wahyu di sampaikan Malaikat Jibril secara bertahap selama 22 tahun 2 bulan 22 hari, terbagi dalam periode Makkah dan Madinah.
Awalnya, Al-Qur’an di hafalkan Nabi Muhammad SAW dan di bacakan kepada sahabat, kemudian di catat di media seperti pelepah kurma. Sahabat penulis wahyu termasuk Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Ubay bin Ka’ab, dan Zaid bin Tsabit.
Keistimewaan Malam Nuzulul Quran
Malam Nuzulul Quran memiliki banyak keutamaan yang menjadikannya momen utama ibadah selama Ramadan:
Keistimewaan ini menjadikan malam Nuzulul Quran saat yang tepat untuk memperbanyak ibadah, doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. **
Tidak ada komentar