Kelenjar Getah Bening Bengkak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

waktu baca 2 menit
Selasa, 25 Nov 2025 17:00 209 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idKelenjar getah bening adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi akibat virus, bakteri, dan kuman. Saat tubuh mengalami infeksi, kelenjar ini bisa membengkak sebagai tanda tubuh sedang melawan penyakit. Setelah infeksi mereda, ukuran kelenjar biasanya kembali normal.

Kelenjar getah bening berfungsi sebagai filter alami tubuh, menyaring virus, bakteri, dan penyebab penyakit sebelum menyebar ke bagian tubuh lainnya. Lokasi yang umum mengalami pembengkakan antara lain:

  • Leher
  • Bawah dagu
  • Ketiak
  • Selangkangan

Gejala Kelenjar Getah Bening yang Membengkak

Pembengkakan kelenjar bisa sebesar kacang polong hingga lebih besar, dan sering disertai rasa nyeri. Beberapa gejala yang muncul antara lain:

  • Hidung meler, sakit tenggorokan, atau batuk
  • Pembengkakan di seluruh tubuh akibat infeksi serius atau gangguan sistem kekebalan
  • Kelenjar keras, cepat membesar, dan tidak bergerak saat ditekan (mungkin tanda kanker)
  • Demam dan keringat malam hari

Penyebab Kelenjar Getah Bening

Kelenjar membengkak saat sel imun berkumpul untuk melawan infeksi, menimbulkan tekanan dan pembengkakan. Penyebab umum meliputi:

  • Pilek dan flu
  • Infeksi sinus atau kulit
  • Infeksi bakteri (streptokokus, staphylococcus)

Penyebab serius meliputi:

  • Penyakit virus: hepatitis, cacar air, herpes zoster
  • Penyakit bakteri jarang: pes, tuberkulosis
  • Penyakit autoimun: lupus, rheumatoid arthritis, sindrom Sjögren
  • Gangguan hormon: hipertiroidisme
  • Reaksi obat
  • Kanker atau infeksi menular seksual

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Beberapa kelenjar bengkak akan kembali normal setelah infeksi mereda. Namun, segera periksakan diri jika pembengkakan:

  • Tidak diketahui penyebabnya
  • Terus membesar selama 2-4 minggu
  • Lebih dari 2 cm
  • Menyakitkan atau tumbuh cepat
  • Mengeluarkan nanah atau zat lain
  • Terasa keras atau tidak bergerak
  • Disertai demam, keringat malam, atau penurunan berat badan
  • Menyebabkan batuk yang tidak sembuh
  • Kulit di atas kelenjar menjadi merah atau meradang

(***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA