Kapan Malam Lailatul Qadar 2026? Ini Perkiraan Tanggal dan Keutamaannya

waktu baca 2 menit
Kamis, 5 Mar 2026 04:00 3 admincuitan

Cuitan.id – Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam semakin giat beribadah. Mereka memburu satu malam istimewa yang nilainya lebih baik dari seribu bulan: Lailatul Qadar.

Lalu, kapan Lailatul Qadar 2026 terjadi?

Al-Qur’an dan hadis tidak menyebutkan tanggal pastinya. Namun, Rasulullah SAW mengarahkan umat Islam untuk mencarinya di sepuluh malam terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.

Jika Ramadan 1447 H diperkirakan berlangsung pada Maret 2026, maka malam ganjil berpotensi jatuh pada:

  • 21 Ramadan 1447 H: sekitar 11 Maret 2026
  • 23 Ramadan 1447 H: sekitar 13 Maret 2026
  • 25 Ramadan 1447 H: sekitar 15 Maret 2026
  • 27 Ramadan 1447 H: sekitar 17 Maret 2026
  • 29 Ramadan 1447 H: sekitar 19 Maret 2026

Tanggal tersebut masih berupa perkiraan dan dapat berubah sesuai hasil sidang isbat.

Keutamaan Lailatul Qadar dalam Al-Qur’an

Allah SWT mengabadikan kemuliaan malam ini dalam Surah Al-Qadr. Ayat ketiga menegaskan bahwa Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan, atau setara lebih dari 83 tahun ibadah.

Dalam tafsir karya Quraish Shihab, dijelaskan bahwa ungkapan “seribu bulan” menekankan kemuliaan yang tak terbandingkan, bukan sekadar hitungan angka.

Ulama juga meyakini Lailatul Qadar sebagai malam turunnya Al-Qur’an ke langit dunia sebelum kemudian Allah turunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW.

Mengapa Tanggalnya Tidak Pasti?

Sebagian sahabat, seperti Ubay bin Ka’ab, meyakini Lailatul Qadar sering hadir pada malam ke-27. Namun, para ulama tidak menetapkannya sebagai kepastian.

Mereka melihat ada hikmah besar di balik dirahasiakannya malam tersebut. Umat Islam terdorong untuk menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir, bukan hanya fokus pada satu malam saja.

Rasulullah SAW memberi teladan dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak doa, serta membangunkan keluarganya pada periode ini.

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Beberapa riwayat menyebutkan ciri-ciri malam Lailatul Qadar, di antaranya:

  • Suasana malam terasa tenang dan damai
  • Udara tidak terlalu panas maupun dingin
  • Matahari terbit dengan cahaya lembut, tidak menyilaukan

Meski begitu, tanda-tanda ini tidak selalu muncul sama setiap tahun. Karena itu, umat Islam sebaiknya tetap konsisten beribadah tanpa bergantung pada tanda tertentu.

Doa yang Dianjurkan

Rasulullah SAW menganjurkan doa berikut saat mendapati Lailatul Qadar:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku).

Momentum Memperbaiki Diri

Lailatul Qadar bukan sekadar soal tanggal. Malam ini menjadi puncak perjalanan Ramadan dan momentum untuk memperbaiki diri.

Menjelang Ramadan 2026, umat Islam dapat mempersiapkan diri dengan memperbanyak ibadah, zikir, istighfar, dan doa di sepuluh malam terakhir. Bisa jadi, malam yang tampak biasa justru menyimpan kemuliaan luar biasa. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA