John Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia pada Sabtu (3/1/2026) sore WIB. JAKARTA, Cuitan.id – Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan masih membuka peluang bagi pemain diaspora untuk memperkuat Skuad Garuda. Pernyataan ini disampaikan saat konferensi pers perkenalan di Hotel Mulia, Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).
Herdman menekankan pentingnya Kualifikasi Piala Dunia 2030 sebagai target utama Timnas Indonesia. Mantan pelatih Timnas Kanada itu percaya Indonesia membutuhkan banyak pemain berkualitas untuk bersaing di level global.
“Untuk bisa bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia,” ujar Herdman.
Pernyataan ini menguatkan strategi naturalisasi pemain keturunan Indonesia sebagai bagian dari persiapan jangka panjang. Beberapa nama diaspora pun muncul sebagai kandidat potensial:

Jayden Oosterwolde saat ini bermain untuk Fenerbahce (Instagram/jaydenoosterwolde)
Bek 189 cm ini saat ini membela Fenerbahce di Turki. Oosterwolde lahir di Zwolle, Belanda, 26 April 2001, dan memiliki darah Indonesia-Belanda-Suriname. Ia pernah membela FC Twente, Parma, dan kini bermain reguler di Fenerbahce dengan 89 penampilan.
Kelebihan Oosterwolde adalah kemampuan bermain di berbagai posisi: bek kiri, bek tengah, hingga gelandang, menjadikannya aset strategis bagi Timnas Indonesia.

Ilustrasi – Tristan Gooijer calon naturalisasi teranyar Timnas Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)
Tristan Gooijer lahir di Blacirum, Belanda, 2 September 2004, dengan darah Maluku dari nenek pihak ayahnya. Kini bermain untuk PEC Zwolle dengan status pinjaman dari Ajax U-21, Gooijer dikenal sebagai pemain serba bisa, bisa mengisi posisi fullback kanan, bek tengah, gelandang bertahan, hingga sayap kiri atau kanan.
Kehadirannya diprediksi menambah kedalaman lini belakang Timnas Indonesia.

Jenson Seelt dari Wolfsburg yang punya darah Indonesia
Bek tengah setinggi 195 cm ini membela VfL Wolfsburg dengan status pinjaman dari Sunderland. Lahir di Ede, Belanda, Seelt memiliki darah keturunan Ambon. Ia menimba ilmu di akademi PSV Eindhoven sebelum pindah ke Inggris.
Seelt dikenal tangguh dalam duel udara, membuatnya cocok memperkuat pertahanan Timnas Indonesia menghadapi kompetisi Asia dan dunia.
Herdman menegaskan, kombinasi pemain diaspora dan lokal akan menjadi kunci untuk mewujudkan target Kualifikasi Piala Dunia 2030, sekaligus meningkatkan kualitas Timnas Indonesia secara menyeluruh. ***
Tidak ada komentar