Kolase foto – Wardatina Mawa (kiri) usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Insanul Fahmi (tengah) foto diambil dari Instagram pribadinya, @insanulfahmi. Inara Rusli (kanan) ditemui di Sarinah, Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2024). (Tribunnews.com) JAKARTA, Cuitan.id – Konflik rumah tangga pengusaha asal Medan, Sumatera Utara, Insanul Fahmi, dengan istri sahnya Wardatina Mawa masih menjadi perhatian publik. Perselisihan ini mencuat setelah Mawa mencurigai adanya hubungan lain yang diduga melibatkan seorang selebgram bernama Inara Rusli.
Permasalahan tersebut kemudian berkembang hingga ke ranah hukum. Mawa memilih melaporkan dugaan pelanggaran dalam rumah tangganya ke pihak berwajib dan menolak upaya penyelesaian secara damai yang diajukan oleh Insan.
Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, mengungkapkan bahwa kliennya masih memiliki keinginan kuat untuk mempertahankan rumah tangganya. Insan disebut masih menyayangi Mawa, yang telah dinikahinya sejak 2019 dan telah dikaruniai seorang anak.
Dalam pertemuan tertutup yang turut dihadiri keluarga Mawa, Insan akhirnya dapat bertemu kembali dengan anaknya setelah berpisah selama kurang lebih tiga bulan.
“Pertemuan itu menjadi momen emosional bagi Insan karena akhirnya bisa bertemu dan melepas rindu dengan anaknya,” ujar Tommy.
Meski pertemuan berlangsung secara kekeluargaan, Mawa belum bersedia memberikan keputusan akhir. Menurut kuasa hukum, Mawa mengajukan dua syarat utama sebelum mempertimbangkan perdamaian.
Pertama, Insan diminta untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik, mengingat permasalahan ini telah menjadi konsumsi masyarakat luas.
Kedua, Mawa meminta kejelasan dan bukti terkait pernikahan siri yang diklaim telah dilakukan Insan dengan pihak lain.
“Insan menyanggupi dua syarat tersebut dan siap melaksanakannya dalam waktu dekat,” jelas Tommy.
Selain upaya perdamaian, Insan juga mengungkapkan harapan untuk dapat kembali membina rumah tangga bersama Mawa, termasuk keinginan menjalani ibadah umrah bersama di masa mendatang.
Pihak kuasa hukum menegaskan bahwa saat ini fokus utama Insan adalah memperbaiki hubungan keluarga dan memikirkan masa depan anak.
Sementara itu, Wardatina Mawa tetap bersikukuh melanjutkan laporan hukumnya. Ia menilai kepercayaan yang diberikan selama ini telah dikhianati dan belum siap menerima perdamaian.
Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan belum ada keputusan akhir terkait upaya restorative justice yang diajukan oleh pihak Insanul Fahmi. ***
Tidak ada komentar