Inara Rusli cabut laporan terhadap Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya, Senin (29/12/2025). Foto: Muhammad Ahsan Nurrijal/detikcom JAKARTA, Cuitan.id – Selebgram Inara Rusli resmi mencabut laporan polisi terkait dugaan penipuan terhadap suaminya, Insanul Fahmi, di Polda Metro Jaya. Keputusan ini diambil setelah tercapainya kesepakatan damai antara kedua belah pihak serta pertemuan antar keluarga.
Inara menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan hasil dari pertimbangan matang, termasuk setelah mendapatkan nasihat langsung dari Buya Yahya. Ia mengaku memperoleh pencerahan mengenai pentingnya menjaga urusan rumah tangga agar tidak terus menjadi konsumsi publik.
“Sebenarnya pertemuannya bersifat tertutup. Buya juga menganjurkan agar tidak terlalu banyak memberikan klarifikasi karena ini menyangkut urusan rumah tangga,” ujar Inara Rusli saat ditemui di Polda Metro Jaya, Senin (29/12/2025).
Ibu tiga anak itu menyampaikan kini memilih untuk tidak lagi mempedulikan opini publik maupun komentar warganet terkait status pernikahannya. Menurut Inara, selama pernikahan tersebut telah sah secara agama, maka kewajiban sebagai istri tetap harus dijalankan.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk berdamai bukan hanya didasari faktor emosional, tetapi juga adanya itikad baik dari Insanul Fahmi. Pengusaha asal Medan tersebut disebut telah menemui keluarga besar Inara untuk memberikan klarifikasi secara langsung.
Kuasa hukum Inara Rusli, Daru Quthny, mengungkapkan bahwa perdamaian ini telah diformalkan melalui pengajuan akta damai kepada pihak kepolisian. Proses tersebut merupakan hasil dari beberapa kali pertemuan antara kedua keluarga.
“Kami melihat adanya itikad baik dari pihak terlapor. Perdamaian ini murni antar keluarga dan sudah disepakati bersama,” jelas Daru Quthny.
Meski laporan terhadap Insanul Fahmi telah dicabut, polemik yang melibatkan Inara Rusli belum sepenuhnya berakhir. Masih terdapat laporan terpisah dari pihak Wardatina Mawa yang hingga kini masih dalam proses hukum.
Pihak Inara berharap langkah perdamaian ini dapat membuka jalan penyelesaian yang lebih baik ke depannya, sehingga seluruh pihak dapat menyelesaikan persoalan secara bijak dan damai. ***
Tidak ada komentar