Honda PCX CBU Thailand. ist JAKARTA, Cuitan.id – Honda PCX 125 dan 150 CBU Thailand pernah menjadi ikon skutik premium di Indonesia. Meski kini berstatus motor bekas, daya tariknya tetap kuat berkat mesin awet, desain elegan, dan kualitas rakitan superior. Namun, harga suku cadang dan kelistrikan menjadi pertimbangan penting bagi calon pembeli.
PCX generasi pertama hadir di Indonesia antara 2010–2015 dengan status Completely Built Up (CBU) dari Thailand. Varian awal menggunakan mesin 125 cc, kemudian hadir versi 150 cc. Kehadirannya membuka jalan bagi PCX rakitan lokal yang kini bersaing dengan Yamaha NMAX.
Saat pertama dijual, PCX CBU dibanderol sekitar Rp30–32 juta, jauh lebih mahal dibanding motor bebek seperti Supra X 125, sehingga terlihat eksklusif dan hanya dimiliki segmen tertentu.
Keunggulan utama PCX CBU Thailand terletak pada mesin yang tahan banting. Basis mesinnya sama dengan PCX lokal dan Vario 125 seri KZR:
Perawatan mudah: rutin ganti oli dan air radiator.
Daya tahan tinggi: jarang bermasalah meski bertahun-tahun.
Komponen kompatibel: banyak suku cadang mesin PCX lokal yang bisa digunakan.
PCX CBU Thailand dikenal dengan desain elegan dan premium. Bodi membulat depan, alur belakang mengalir namun tegas, dan posisi duduk yang rileks membuat pengalaman berkendara nyaman. Desain ini kemudian menjadi inspirasi PCX lokal yang diproduksi Astra Honda Motor (AHM).
Di pasar bekas, harga PCX CBU Thailand lebih terjangkau dibanding harga barunya. Namun, calon pembeli harus mempertimbangkan:
Biaya kelistrikan dan bodi lebih tinggi.
Komponen seperti kabel dan cover bisa 2–3 kali lipat harga PCX lokal.
Sebagai motor CBU, kualitas rakitan PCX Thailand rapi dan solid. Material bodi lebih kokoh, finishing detail halus, dan rangka mendukung kenyamanan berkendara jarak jauh, cocok untuk penggemar skutik premium.
Mesin relatif mudah dirawat, jangan abaikan oli dan radiator.
Kelistrikan lebih kompleks, perlu teknisi berpengalaman.
Desain tetap relevan meski motor sudah berusia lebih dari satu dekade.
Harga bekas menarik, tetapi biaya suku cadang perlu diperhitungkan.
Honda PCX 125 dan 150 CBU Thailand bukan sekadar motor bekas biasa. Mesin tangguh, desain mewah, dan kualitas rakitan unggul menjadikannya pilihan menarik bagi pecinta skutik besar yang menghargai sejarah, kenyamanan, dan daya tahan. ***
Tidak ada komentar