Kurniawan Dwi Yulianto bakal menjadi salah satu asisten Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman-Tangkapan Layar Instagram@kurniawanqana- JAKARTA, Cuitan.id – Pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, langsung bergerak cepat usai resmi ditunjuk menggantikan Patrick Kluivert. Fokus utamanya adalah mempersiapkan skuad Garuda menghadapi agenda FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 23–31 Maret mendatang.
Sejak tiba di Indonesia, Herdman mulai memantau pertandingan BRI Super League, menjalin komunikasi dengan pemain diaspora, serta menyusun struktur staf pelatih yang solid.
Ketua Umum PSSI menegaskan pentingnya peran pelatih lokal dalam jajaran staf. Kehadiran asisten dari Indonesia dinilai krusial untuk menjembatani pemahaman kultur sepak bola nasional dan karakter pemain.
Berikut empat nama yang diproyeksikan menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia:
Nama Nova Arianto menjadi kandidat terkuat. Ia memiliki pengalaman panjang mendampingi Shin Tae-yong selama lima tahun di timnas senior.
Nova terlibat dalam berbagai ajang penting seperti Kualifikasi Piala Dunia, Piala Asia, hingga turnamen kelompok usia. Pengalamannya memahami karakter pemain menjadi nilai tambah besar, meski saat ini ia juga masih menangani Timnas U-20.
Zikri dikenal sebagai analis dan spesialis statistik yang berpengalaman di berbagai klub nasional, seperti:
Sulut United
Persipura Jayapura
Persis Solo
Persija Jakarta
Di era sepak bola modern, analisis data dan performa pemain menjadi elemen penting. Herdman yang di kenal detail di yakini akan sangat terbantu dengan kehadiran Zikri dalam tim kepelatihan.
Untuk aspek kebugaran pemain, Herdman mengandalkan Sofie Imam Faizal. Ia bukan sosok baru di lingkungan timnas dan memiliki pengalaman sebagai pelatih fisik sebelumnya.
Dengan jadwal padat FIFA Matchday dan turnamen regional, peran pelatih fisik menjadi sangat vital untuk menjaga konsistensi performa pemain.
Legenda striker Indonesia ini juga masuk dalam daftar asisten pilihan. Kurniawan memiliki pengalaman bermain di Eropa serta karier panjang di kompetisi domestik.
Dalam dunia kepelatihan, ia pernah menjadi asisten Cesc Fabregas di Como 1907. Pengalaman internasional tersebut di harapkan mampu meningkatkan ketajaman lini depan serta menjadi inspirasi bagi pemain muda.
Komposisi staf ini menghadirkan perpaduan pengalaman internasional, pemahaman lokal, analisis modern, serta sentuhan legenda sepak bola nasional.
Berbeda dari periode sebelumnya yang minim pelatih lokal, kali ini Herdman bahkan memilih menetap di Indonesia bersama keluarganya sebagai bentuk komitmen jangka panjang.
Dengan dukungan empat asisten lokal tersebut, publik berharap Timnas Indonesia tampil lebih solid dan kompetitif dalam FIFA Series 2026 serta turnamen regional lainnya. ***
Tidak ada komentar