JAKARTA, Cuitan.id – Sejumlah HP Xiaomi, termasuk lini Redmi dan Poco, tercatat mengalami kenaikan harga di awal tahun 2026. Kenaikan ini berlaku untuk berbagai segmen, mulai dari flagship hingga entry-level.
Berdasarkan pantauan di situs resmi Mi.co.id pada Rabu (14/1/2026), harga beberapa model Xiaomi kini lebih mahal hingga Rp 500.000 dibandingkan harga saat peluncuran awal.
Lantas, HP Xiaomi apa saja yang naik harga di awal 2026? Berikut daftar lengkapnya.
Daftar HP Xiaomi yang Mengalami Kenaikan Harga
-
Xiaomi 15T 12/256 GB – Rp 7.499.000 (sebelumnya Rp 6.999.000)
-
Xiaomi 15T 12/512 GB – Rp 7.999.000 (sebelumnya Rp 7.499.000)
-
Xiaomi 15T Pro 12/512 GB – Rp 10.499.000 (sebelumnya Rp 9.999.000)
-
Redmi 15C 6/128 GB – Rp 1.749.000 (sebelumnya Rp 1.599.000)
-
Redmi 15C 8/256 GB – Rp 1.949.000 (sebelumnya Rp 1.799.000)
-
Redmi A5 4/128 GB – Rp 1.399.000 (sebelumnya Rp 1.199.000)
-
Poco C85 6/128 GB – Rp 1.649.000 (sebelumnya Rp 1.549.000)
-
Poco C85 8/256 GB – Rp 1.849.000 (sebelumnya Rp 1.749.000)
-
Poco C71 4/128 GB – Rp 1.399.000 (sebelumnya Rp 1.099.000)
Kenaikan Harga Terjadi di Semua Segmen
Dari daftar di atas, terlihat bahwa kenaikan harga HP Xiaomi terjadi di berbagai lini produk. Mulai dari seri premium seperti Xiaomi 15T Series, hingga ponsel murah di kelas Redmi A-Series dan Poco C-Series.
Besaran kenaikan harga bervariasi, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 500.000, tergantung model dan varian memori.
Sebagai contoh, Xiaomi 15T Pro mengalami kenaikan tertinggi, yakni Rp 500.000, sementara Poco C85 naik sekitar Rp 100.000.
Penjelasan Xiaomi soal Kenaikan Harga
Country Director Xiaomi Indonesia, Wentao Zhao, menjelaskan bahwa penyesuaian harga dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal.
Beberapa faktor tersebut meliputi:
-
Fluktuasi nilai tukar mata uang
-
Pajak dan regulasi di masing-masing negara
-
Biaya logistik dan distribusi
-
Kondisi operasional dan pasar global
Menurut Wentao, Xiaomi secara berkala melakukan evaluasi harga agar tetap mencerminkan kondisi pasar yang sebenarnya, sekaligus mendukung investasi berkelanjutan pada kualitas dan inovasi produk.
Meski terjadi penyesuaian harga, Xiaomi menegaskan tetap berkomitmen menghadirkan produk dengan harga yang kompetitif dan bernilai tinggi bagi konsumen.
“Setiap penyesuaian harga dilakukan dengan pertimbangan matang terhadap kondisi pasar lokal, ekspektasi konsumen, serta persaingan, agar produk kami tetap seimbang antara performa, kualitas, dan keterjangkauan,” ujar Wentao.
Apakah Harga HP Xiaomi Akan Turun?
Xiaomi belum memberikan kepastian apakah harga beberapa model yang naik tersebut akan kembali turun dalam waktu dekat. Namun secara umum, harga HP biasanya akan mengalami penurunan ketika model terbaru atau generasi penerus resmi dirilis ke pasar. ***
Tidak ada komentar