Cuitan.id – Isu kenaikan gaji ASN 2026 kian menguat. Pemerintah pusat mulai memproses usulan resmi dan membahasnya dalam skema anggaran negara.
Sejumlah langkah strategis menunjukkan arah kebijakan mulai terbentuk, meski pemerintah belum mengumumkan keputusan final.
Berikut lima sinyal kuat kenaikan gaji ASN tahun depan.
1. Surat Usulan Sudah Masuk ke Meja Menkeu
Menteri Keuangan, Purbaya, menerima surat usulan kenaikan gaji ASN dari Menteri PANRB, Rini Widyantini.
Kementerian Keuangan kini mempelajari usulan tersebut. Masuknya surat resmi menandai di mulainya proses formal, bukan sekadar wacana publik.
2. Dirjen Anggaran Mulai Hitung Dampak Fiskal
Menkeu langsung meminta Dirjen Anggaran, Luky Alfirman, menghitung dampak fiskal dari usulan kenaikan gaji.
Tahap ini menentukan ruang fiskal negara. Jika anggaran di nilai memadai, pemerintah dapat melanjutkan ke tahap perumusan skema kenaikan gaji ASN.
3. Perpres 79 Tahun 2025 Perkuat Arah Kebijakan
Pemerintah menerbitkan Perpres 79 Tahun 2025 sebagai dasar penataan ulang sistem penggajian ASN.
Regulasi ini memuat:
-
Penyesuaian gaji pokok
-
Perhitungan ulang tunjangan kinerja
-
Persiapan penerapan single salary system
Langkah ini menunjukkan pemerintah menyiapkan reformasi sistem penghasilan ASN secara struktural.
4. Reformasi ASN dan Tekanan Inflasi Jadi Pertimbangan
Kementerian PANRB mendorong penyesuaian gaji seiring meningkatnya beban kerja ASN pasca transformasi digital.
Pemerintah juga mempertimbangkan tekanan inflasi, kenaikan harga kebutuhan pokok, serta pertambahan jumlah PPPK yang membutuhkan harmonisasi penghasilan.
Penyesuaian gaji di nilai penting untuk menjaga daya beli dan kesejahteraan ASN.
5. APBN 2026 Jadi Penentu Akhir
Keputusan final akan bergantung pada pembahasan APBN 2026.
Jika ruang fiskal aman, pemerintah berpeluang mengumumkan kenaikan gaji sebelum pertengahan 2026.
Kenaikan gaji ASN 2026 belum resmi di umumkan. Namun, masuknya surat usulan ke Menteri Keuangan, di mulainya kajian fiskal, serta arah kebijakan dalam regulasi terbaru menunjukkan peluang kenaikan semakin terbuka.
Keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi keuangan negara dan hasil pembahasan APBN 2026. ***


Tidak ada komentar