Ilustrasi Doa Qunut Subuh Lengkap. Gemini AI Cuitan.id – Doa qunut Subuh dibaca saat i’tidal pada rakaat kedua, tepat setelah rukuk sebelum sujud. Amalan ini memiliki dasar dari hadits sahabat Anas bin Malik RA yang menyebut Rasulullah rutin membaca qunut saat salat Subuh.
Secara bahasa, “qunut” berarti tunduk, taat, dan berdoa. Dalam praktik salat, qunut merujuk pada doa khusus yang dibaca dalam posisi berdiri pada waktu tertentu.
Doa qunut Subuh memiliki dua versi yang umum diamalkan, yaitu versi panjang dan versi pendek. Keduanya sama-sama berisi permohonan petunjuk, perlindungan, dan keberkahan kepada Allah SWT.
Arab:
اَللهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَاأَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ، فَاِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ
Latin:
Allahhummahdinii fiiman hadait, wa ‘aafinii fiman ‘aafait, wa tawallanii fiiman tawallait, wa baarik lii fiimaa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘alaik, fa innahu laa yadzillu man walait, wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait. Falakal hamdu ‘alaa maa qadhait, astaghfiruka wa atuubu ilaik. Wa shallallahu ‘alaa Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa sallam.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti mereka yang Engkau beri kesehatan. Lindungilah aku seperti mereka yang Engkau lindungi.
Berkahilah apa yang Engkau berikan kepadaku dan jauhkan aku dari keburukan yang Engkau tetapkan.
Sesungguhnya Engkau yang menetapkan keputusan dan tidak ada yang dapat menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau lindungi dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi.
Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau. Segala puji bagi-Mu atas ketetapan-Mu. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu. Shalawat dan salam untuk Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.”
Arab:
اللّٰهُمَّ اهْدِنِىْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ وَعَافِنِى فِيْمَنْ عَافَيْتَ وَتَوَلَّنِىْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ وَبَارِكْ لِىْ فِيْمَا اَعْطَيْتَ وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَ يُقْضٰى عَلَيْكَ وَاِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin:
Allahummah dinii fii man hadait, wa ‘aafiinii fii man ‘aafait, wa tawallanii fii man tawallait, wa baarik lii fii maa a’thait, wa qinii syarra maa qadhait. Fa innaka taqdhii wa laa yuqdhaa ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait. Tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait.
Artinya:
“Ya Allah, berilah aku petunjuk, kesehatan, dan perlindungan sebagaimana orang-orang yang Engkau beri. Berkahilah apa yang Engkau berikan kepadaku dan lindungi aku dari keburukan.
Sesungguhnya Engkau yang menetapkan segala sesuatu, dan tidak ada yang dapat mengalahkan keputusan-Mu. Maha Suci dan Maha Tinggi Engkau.”
Berikut urutan singkat dalam salat Subuh:
Angkat kedua tangan setinggi dada saat membaca doa. Setelah selesai, kembalikan tangan ke posisi bersedekap. Hindari mengusap wajah karena tidak termasuk praktik dalam salat.
Gunakan doa dari Al-Baqarah ayat 201:
Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar.
Artinya:
“Ya Allah, berikan kami kebaikan di dunia dan akhirat serta lindungi kami dari siksa neraka.”
Ulama berbeda pendapat tentang hukum qunut:
Jika mengikuti pendapat Syafi’i dan lupa membaca qunut, lakukan sujud sahwi. Namun, salat tetap sah meski tanpa qunut.
Doa qunut Subuh menjadi amalan sunnah yang penuh makna. Meski tidak wajib, membaca qunut dapat menambah kekhusyukan dan mendatangkan banyak kebaikan dalam hidup. **
Tidak ada komentar