Cuaca Panas Ekstrem, Ini 6 Cara Menjaga Kesehatan Tubuh Agar Tetap Aman

waktu baca 5 menit
Kamis, 5 Feb 2026 06:00 57 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idCara menjaga kesehatan saat cuaca panas sangat penting untuk diperhatikan, terutama ketika suhu udara meningkat ekstrem. Kondisi ini dapat menyebabkan tubuh cepat kehilangan cairan, sulit mengatur suhu, hingga memicu gangguan kesehatan serius seperti kelelahan akibat panas (heat exhaustion) dan sengatan panas (heatstroke).

Cuaca panas ekstrem juga diketahui dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, serta memperburuk penyakit kronis seperti gangguan ginjal dan paru-paru. Kelompok yang paling rentan terdampak antara lain lansia di atas 65 tahun, bayi, anak-anak, ibu hamil, serta individu dengan kondisi kesehatan tertentu atau yang tinggal di lingkungan dengan akses terbatas terhadap pendingin udara.

Agar tubuh tetap sehat dan aman, berikut beberapa tips menjaga kesehatan tubuh saat cuaca panas ekstrem yang perlu diterapkan.

Tips Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Cuaca Panas

Cuaca panas ekstrem dapat memengaruhi kesehatan tubuh jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara agar aman saat cuaca panas agar tubuh tetap bugar dan terhindar dari dehidrasi maupun kelelahan. Berikut beberapa tips menghadapi cuaca panas ekstrem yang bisa Anda lakukan agar tetap sehat dan nyaman beraktivitas.

1. Tetap Terhidrasi

Saat cuaca panas, tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat, sehingga penting untuk terus minum air secara teratur bahkan sebelum merasa haus. Ini merupakan salah satu cara menjaga badan tetap sehat waktu musim panas agar terhindar dari dehidrasi.

Pastikan Anda selalu membawa botol air saat bepergian dan perbanyak minum ketika berada di luar ruangan atau melakukan aktivitas fisik. Perhatikan tanda-tanda dehidrasi seperti mulut kering, rasa pusing, lemas, atau warna urine yang lebih gelap dari biasanya.

2. Jaga Tubuh Tetap Dingin

  • Gunakan pendingin ruangan (AC) jika tersedia, dan kombinasikan dengan kipas angin agar lebih hemat energi.
  • Gunakan kipas angin hanya jika suhu ruangan di bawah 40°C.
  • Basahi kulit menggunakan botol semprot atau spons lembap untuk menurunkan suhu tubuh.
  • Kompres kepala atau leher dengan handuk basah atau es batu yang dibungkus kain.
  • Mandi air dingin atau rendam kaki dalam air sejuk untuk menyegarkan tubuh.
  • Kenakan pakaian yang ringan dan longgar agar udara bisa bersirkulasi dengan baik.
  • Gunakan tirai untuk menghalangi sinar matahari langsung ke dalam rumah.
  • Jika udara di luar lebih sejuk, buka jendela atau pintu agar sirkulasi udara tetap baik.
  • Kunjungi tempat ber-AC seperti pusat perbelanjaan atau perpustakaan untuk beristirahat sejenak dari panas.

3. Hindari Aktivitas di Luar Rumah

Salah satu yang harus dilakukan jika cuaca panas adalah membatasi waktu di luar ruangan, terutama antara pukul 10.30 pagi hingga 2 siang. Pada jam tersebut, sinar matahari berada di puncaknya dan dapat meningkatkan risiko kelelahan akibat panas.

Jika memang harus berada di luar, istirahatlah secara berkala di tempat teduh dan jangan lupa minum air. Bagi yang berolahraga, sebaiknya lakukan aktivitas fisik di pagi atau sore hari saat udara lebih sejuk.

Hindari memaksakan diri untuk terus beraktivitas di bawah terik matahari karena dapat menyebabkan dehidrasi atau bahkan heatstroke. Melindungi diri dari paparan panas secara berlebihan sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat.

4. Pakai Pakaian Longgar dan Menyerap Keringat

Memilih pakaian yang tepat juga menjadi cara agar aman saat cuaca panas. Gunakan pakaian longgar agar udara bisa bersirkulasi dengan baik dan tubuh tetap sejuk. Bahan pakaian yang ringan serta berwarna cerah dapat membantu memantulkan panas dan mencegah tubuh cepat gerah.

Hindari pakaian gelap atau ketat karena dapat menyerap panas dan mempercepat peningkatan suhu tubuh. Topi bertepi lebar atau dengan ventilasi juga membantu melindungi kepala dan wajah dari sinar matahari langsung. Jika memungkinkan, pilih pakaian dengan perlindungan UV untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.

5. Melindungi Kulit dari Sinar Matahari

Paparan sinar matahari yang berlebihan bisa merusak kulit dan menyebabkan iritasi atau sunburn. Oleh karena itu, cara menjaga badan tetap sehat waktu musim panas salah satunya adalah melindungi kulit dengan baik. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan UVA protection 4 atau 5 bintang, lalu oleskan kembali secara berkala terutama setelah berkeringat atau berenang.

Selain itu, kenakan pakaian berlengan panjang, celana panjang, atau rok panjang dengan bahan ringan dan rapat untuk melindungi kulit dari sinar langsung. Lengkapi juga dengan kacamata hitam yang memiliki perlindungan UV untuk menjaga kesehatan mata. Langkah-langkah ini membantu kulit tetap sehat dan mencegah dampak buruk akibat panas matahari.

6. Hindari Ruangan yang Sempit

Ruangan tertutup seperti mobil yang diparkir bisa menjadi sangat panas hanya dalam hitungan menit. Karena itu, jangan pernah meninggalkan anak kecil, lansia, atau hewan peliharaan di dalam mobil atau ruang tertutup saat cuaca panas. Ini merupakan salah satu tips menghadapi cuaca panas ekstrem yang sering diabaikan.

Pastikan juga bayi dalam kereta dorong terlindungi dari sinar matahari langsung dan tetap mendapat sirkulasi udara yang baik. Hindari menutupi stroller dengan kain tebal karena dapat meningkatkan suhu di dalamnya.

Kapan Harus ke Dokter?

Cuaca panas ekstrem tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman, tetapi juga bisa memicu kondisi serius seperti heatstroke atau sengatan panas. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak mampu lagi mengatur suhu, sehingga menyebabkan suhu tubuh meningkat drastis dan membahayakan nyawa. Jika Anda atau orang di sekitarmu mengalami tanda-tanda berikut, segera cari pertolongan medis. Gejala heatstroke yang perlu Anda waspadai:

  • Kebingungan atau sulit berpikir jernih
  • Kehilangan koordinasi tubuh atau keseimbangan
  • Detak jantung yang sangat cepat
  • Napas cepat atau terasa sesak
  • Kulit terasa panas namun tidak berkeringat
  • Mengalami kejang

Penanganan cepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang mengancam nyawa. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA