China Kembangkan Pil Panjang Umur, Bisa Bikin Hidup 150 Tahun

waktu baca 2 menit
Sabtu, 22 Nov 2025 19:00 456 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Sebuah perusahaan bioteknologi asal Shenzhen, China, Lonvi Biosciences, tengah mengembangkan obat anti-penuaan yang disebut ‘pil panjang umur’. Obat ini menggunakan senyawa dari ekstrak biji anggur dan diyakini dapat memperpanjang usia manusia hingga lebih dari 100 tahun.

“Hidup sampai 150 tahun itu realistis. Dalam beberapa tahun ini akan menjadi kenyataan,” kata Kepala Teknologi Lonvi, Lyu Qinghua, dikutip dari NY Times pada Jumat (21/11/2025).

Meskipun Qinghua skeptis dunia medis bisa sepenuhnya mengalahkan kematian, ia percaya perpanjangan umur manusia secara signifikan mungkin dicapai berkat perkembangan ilmu pengetahuan yang pesat.

Sejarah Obsesinya China terhadap Panjang Umur

Upaya mencari obat panjang umur di China bukan hal baru. Sejarah mencatat Kaisar Qin Shi Huang bahkan memerintahkan perburuan obat panjang umur secara nasional. Sayangnya, ia meninggal di usia 49 tahun, diduga akibat keracunan merkuri dari obat yang dikonsumsinya.

Sejak awal, riset panjang umur sempat dianggap pseudosains, namun investasi besar dari pemerintah dan sektor swasta menjadikannya cabang bioteknologi yang sah. China menjadikan industri umur panjang sebagai prioritas nasional, termasuk suplemen dan layanan kesehatan terkait.

Rata-rata harapan hidup warga China mencapai 79 tahun, lebih tinggi lima tahun dibanding rata-rata global, namun masih di bawah Jepang yang mencapai hampir 85 tahun.

Perkembangan Terbaru ‘Pil Panjang Umur’

Lonvi menggunakan senyawa alami procyanidin C1 (PCC1) dari biji anggur. Penelitian sebelumnya menunjukkan senyawa ini dapat:

  • Membunuh sel zombie (sel tua yang merusak sel sehat)
  • Melindungi sel-sel tubuh yang sehat
  • Memperpanjang usia tikus hingga 9,4% secara keseluruhan, dan 64,2% sejak awal pengobatan

Hasil studi dipublikasikan di Nature Metabolism pada 2021. Meski terdapat catatan editor soal kemungkinan kesalahan data, penelitian lanjutan, termasuk dari Jepang, tetap mendukung klaim tersebut.

Lonvi mengklaim telah berhasil memproduksi kapsul dengan konsentrasi tinggi PCC1. Jika dikombinasikan dengan gaya hidup sehat dan perawatan medis, mereka yakin manusia bisa hidup lebih dari 100 tahun.

Pil panjang umur dari China ini bukan sekadar teori, melainkan hasil riset bioteknologi canggih yang memanfaatkan ekstrak alami dan teknologi modern. Perkembangan ini menegaskan ambisi China untuk menjadi pemimpin global dalam teknologi kesehatan dan umur panjang. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA