Cerita Orang Rimba Jambi Selamatkan Balita Bilqis dari Penculik

waktu baca 2 menit
Sabtu, 15 Nov 2025 05:00 53 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idTumenggung Joni, pemimpin kelompok suku anak dalam atau orang rimba di Desa Mentawak, Merangin, menceritakan kronologi saat kelompoknya menjadi korban penipuan sindikat penculik balita asal Makassar, Bilqis. Ia menegaskan bahwa kelompok orang rimba tidak pernah berniat menculik anak tersebut.

“Tujuan kami menolong dan kasihan dengan anak itu,” ujar Tumenggung Joni, dilansir dari detikSumbagsel, Kamis (13/11/2025).

Peristiwa itu bermula pada Selasa (4/11). Tumenggung Joni menjelaskan, pasangan Begendang dan Nerikai dari kelompok Tumenggung Sikar didatangi seorang perempuan bernama Merry Ana (42). Merry meminta agar Balqis, yang disebut sebagai anak terlantar dari keluarga miskin, diasuh oleh komunitas adat tersebut.

“Anak ini anak terlantar tidak diurus, karena anak ini dari keluargo tidak mampu,” kata Joni menirukan ucapan Merry.

Selain itu, Merry juga membawa secarik kertas pernyataan yang ditujukan kepada warga. Karena warga suku anak dalam umumnya tidak bisa membaca, mereka pun mempercayai cerita Merry.

“Kami anak dalam ini kan tidak bisa baca, jadi percayo bae,” kata Joni.

Begendang dan Nerikai akhirnya menyetujui permintaan tersebut karena rasa iba. Mereka merawat Bilqis seperti anak sendiri, meski sudah memiliki lima anak biologis. Balita itu tinggal di atas sudung, gubuk beratap terpal di tengah hutan.

Merry Ana juga meminta biaya pengganti perawatan Balqis senilai Rp 85 juta. “Kami sudah lama mengurus Bilqis. Kalau ada yang mau membiayai, biar anak itu tidak terlantar, katanya kami habis Rp 85 juta,” ujar Joni.

Kabar bahwa Bilqis merupakan korban penculikan baru diketahui Tumenggung Joni pada Jumat (7/11) dari polisi dan Dinas Sosial Merangin. Ia kemudian menjadi mediator antara aparat dan komunitas orang rimba.

Kini, Bilqis telah dikembalikan kepada keluarganya, dan pelaku penculikan telah ditangkap oleh pihak berwajib. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA