7 Cara Aman Mengobati Tipes pada Anak agar Cepat Pulih. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id – Cara mengobati tipes pada anak tidak cukup hanya dengan memberikan obat penurun demam. Penyakit tipes membutuhkan penanganan medis dan perawatan menyeluruh agar anak dapat pulih dengan aman serta terhindar dari komplikasi serius.
Tipes atau demam tifoid merupakan infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyerang saluran pencernaan. Penyakit ini cukup sering dialami anak-anak dan dapat menular melalui makanan, minuman, atau kebersihan tangan yang kurang terjaga.
Gejala tipes pada anak biasanya meliputi demam tinggi lebih dari lima hari, tubuh lemas, mual, muntah, sakit perut, hingga gangguan buang air besar seperti diare atau sembelit.
Sayangnya, masih banyak orang tua yang salah dalam menangani tipes, seperti memberikan antibiotik tanpa resep dokter atau mengandalkan pengobatan tradisional saja. Padahal, pengobatan tipes harus dilakukan secara tepat dan di bawah pengawasan tenaga medis.
Agar proses penyembuhan berjalan optimal, berikut beberapa langkah penting yang perlu dilakukan:
Jika anak mengalami demam tinggi berkepanjangan, segera periksakan ke dokter. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan diagnosis melalui wawancara medis, pemeriksaan fisik, serta tes laboratorium seperti tes darah.
Diagnosis yang tepat sangat penting karena gejala tipes sering menyerupai penyakit lain, seperti demam berdarah atau infeksi pencernaan.
Dokter akan meresepkan antibiotik khusus untuk membunuh bakteri penyebab tipes. Pastikan antibiotik dikonsumsi sesuai dosis dan durasi yang dianjurkan, meskipun kondisi anak sudah terlihat membaik.
Menghentikan antibiotik lebih awal dapat menyebabkan bakteri kebal dan memperparah kondisi di kemudian hari.
Selain antibiotik, dokter dapat memberikan obat tambahan seperti penurun panas atau cairan elektrolit jika anak mengalami muntah dan diare. Semua obat harus digunakan sesuai petunjuk dokter.
Anak dengan tipes dianjurkan untuk beristirahat penuh selama 1–2 minggu. Istirahat membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.
Pastikan lingkungan rumah bersih dan anak tidak melakukan aktivitas berat selama masa sakit.
Pilih makanan yang mudah dicerna seperti bubur, nasi tim, sup, atau kentang rebus. Hindari makanan pedas, berminyak, asam, dan berserat tinggi karena dapat memperberat kerja pencernaan.
Sebaiknya berikan makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering.
Demam dan gangguan pencernaan dapat menyebabkan anak kehilangan banyak cairan. Pastikan anak cukup minum air putih, susu, atau oralit untuk mencegah dehidrasi.
Tanda anak cukup cairan antara lain urine berwarna cerah dan bibir tidak kering.
Perhatikan jika muncul tanda bahaya seperti demam tidak turun, muntah terus-menerus, diare berat, anak sangat lemas, atau tanda dehidrasi. Jika kondisi memburuk, segera bawa ke fasilitas kesehatan.
Menghentikan antibiotik tanpa izin dokter
Memberikan obat sembarangan
Memaksa anak makan banyak sekaligus
Mengajak anak beraktivitas sebelum pulih
Memberi makanan pedas, berminyak, dan sulit dicerna
Rutin mencuci tangan sebelum dan sesudah merawat anak
Pisahkan alat makan anak
Berikan kompres hangat saat demam
Batasi kontak dengan anggota keluarga lain
Berikan dukungan emosional agar anak merasa nyaman
Cara mengobati tipes pada anak harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengobatan medis hingga perawatan di rumah. Dengan penanganan yang tepat dan pengawasan dokter, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan anak dapat pulih lebih cepat.
Jika anak mengalami demam tinggi lebih dari lima hari atau menunjukkan tanda kondisi memburuk, segera konsultasikan ke dokter atau rumah sakit terdekat. ***
Tidak ada komentar