6 Cara Aman Mengatasi Masuk Angin pada Anak, Orang Tua Wajib Tahu

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Jan 2026 06:00 14 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id Cara mengatasi masuk angin pada anak penting diketahui oleh setiap orang tua. Kondisi ini cukup sering dialami anak dan dapat membuat Si Kecil menjadi rewel, lemas, atau tidak nyaman saat beraktivitas.

Perlu dipahami, masuk angin bukanlah istilah medis, melainkan sebutan umum di masyarakat Indonesia untuk menggambarkan keluhan seperti perut kembung, meriang, pegal-pegal, atau menurunnya nafsu makan. Keluhan tersebut umumnya dipicu oleh perubahan cuaca, kelelahan, atau infeksi ringan.

Meski tergolong ringan, masuk angin tetap perlu ditangani dengan cara yang tepat agar anak merasa lebih nyaman dan terhindar dari keluhan yang berkepanjangan.

6 Cara Mengatasi Masuk Angin pada Anak yang Aman dan Efektif

Sebelum memberikan obat, orang tua dianjurkan mencoba langkah-langkah perawatan sederhana di rumah berikut ini:

1. Pastikan Anak Cukup Istirahat

Saat masuk angin, tubuh anak membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Tidur dan istirahat yang cukup membantu daya tahan tubuh bekerja lebih optimal. Anak yang kurang istirahat justru akan semakin rewel dan sulit pulih.

2. Gunakan Kompres Hangat

Kompres hangat pada perut atau dahi dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman, kembung, dan pegal. Sensasi hangat membantu tubuh anak lebih rileks dan membuatnya merasa tenang.

3. Sajikan Makanan Bergizi

Asupan makanan bergizi sangat penting untuk menjaga stamina anak. Pilih makanan hangat, mudah dicerna, dan mengandung nutrisi seimbang. Hindari makanan terlalu pedas, berminyak, atau terlalu manis karena dapat memperparah keluhan pencernaan.

4. Perbanyak Asupan Cairan

Anak yang masuk angin berisiko mengalami kekurangan cairan. Pastikan anak cukup minum air putih atau cairan sehat lainnya. Jika sulit minum banyak sekaligus, berikan sedikit demi sedikit namun lebih sering.

5. Jaga Kehangatan Tubuh

Gunakan pakaian hangat atau selimut tipis untuk menjaga suhu tubuh anak tetap stabil. Hindari paparan langsung angin dingin dari kipas atau AC, namun pastikan sirkulasi udara ruangan tetap baik.

6. Pemberian Obat Jika Diperlukan

Bila anak mengalami demam atau nyeri yang mengganggu, orang tua dapat memberikan obat penurun panas sesuai dosis usia dan berat badan. Obat sebaiknya digunakan hanya bila diperlukan dan tidak diberikan secara berlebihan.

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Beberapa metode tradisional seperti kerokan tidak dianjurkan untuk anak-anak karena berisiko menimbulkan iritasi kulit. Hindari pula penggunaan minyak atau balsem yang terlalu panas.

Orang tua perlu segera mencari bantuan medis jika anak mengalami kondisi berikut:

  • Demam tinggi lebih dari 3 hari

  • Anak tampak sangat lemas atau tidak responsif

  • Napas cepat atau tampak sulit bernapas

  • Muntah berulang dan sulit minum

  • Tanda dehidrasi seperti bibir kering dan jarang buang air kecil

Cara mengatasi masuk angin pada anak tidak selalu memerlukan obat. Perawatan sederhana di rumah seperti istirahat cukup, asupan cairan, dan makanan bergizi sering kali sudah membantu meringankan keluhan. Yang terpenting, orang tua tetap memantau kondisi anak dan tidak mengabaikan gejala yang semakin berat. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA