Ilustrasi campak. (Freepik) Cuitan.id – Campak adalah penyakit menular yang disebabkan virus Morbillivirus. Virus ini menyerang saluran pernapasan dan cepat menyebar di lingkungan padat.
Satu orang yang terinfeksi bisa menularkan penyakit kepada banyak orang, terutama mereka yang belum mendapatkan imunisasi.
Cara Penularan Campak
Campak menular dengan mudah melalui:
Satu orang sakit bisa menularkan virus ke belasan orang yang belum kebal, bahkan sebelum muncul ruam merah. Itulah sebabnya campak cepat menyebar di sekolah, rumah, dan tempat penitipan anak.
Gejala Campak
Gejala muncul 7–14 hari setelah terpapar virus dan awalnya mirip flu, seperti:
Tanpa penanganan, campak bisa menyebabkan komplikasi serius seperti pneumonia, radang otak, dan dehidrasi.
Risiko Anak Tanpa Imunisasi
Anak yang belum menerima imunisasi campak-rubella (MR) paling berisiko. Anak dengan gizi kurang juga lebih rentan mengalami komplikasi. Imunisasi MR diberikan di Indonesia pada usia 9 bulan, 18 bulan, dan penguat saat kelas 1 SD.
Pencegahan Campak
Selain imunisasi, langkah pencegahan meliputi:
Jika anak mengalami demam disertai ruam merah, segera bawa ke fasilitas kesehatan. Dengan memahami penularan dan pencegahan campak, orangtua bisa lebih waspada dan aktif melindungi keluarga. **
Tidak ada komentar