Bupati Cup Kerinci 2025 Masuki Babak 16 Besar, Persaingan Kian Sengit

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Nov 2025 07:00 456 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Turnamen sepak bola paling bergengsi di Kabupaten Kerinci, Bupati Cup Kerinci 2025, kini memasuki babak 16 besar. Sebanyak 16 tim terbaik dari berbagai kecamatan siap menunjukkan kemampuan dan strategi terbaik demi merebut tiket menuju perempat final.

Ajang tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kerinci ini selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat. Selain menyajikan pertandingan penuh gengsi, Bupati Cup juga menjadi sarana pembinaan bakat muda sepak bola lokal dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dengan mengusung tema “Menumbuhkan Sportivitas, Menyatukan Semangat, dan Menggelorakan Kebersamaan”, turnamen ini bukan sekadar adu skill, tetapi juga wujud semangat kebersamaan dan cinta terhadap olahraga di bumi Sakti Alam Kerinci.

Berikut daftar tim yang berhasil melaju ke babak 16 besar Bupati Cup Kerinci 2025: PS HTKS, PSB 1961, PGRI G7, PSST, TIMUR FC, GELORA BUANA, BERJA FC, PORSA AMBAI, GUNUNG BUJANG FC, TALAGO BERTUAH, BINHAR FC, SANG BINTANG FC, SONG SONG BARAT, PORTAG, BINTANG TIMUR PENAWAR, dan PS SEMURUP.

Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Kabupaten Kerinci, yang menjadi pusat perhatian para pecinta sepak bola daerah.

Suasana stadion diprediksi akan semakin meriah dengan hadirnya ribuan penonton yang memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangannya.

Ketua Panitia, Adli Azhari, S.Sos., M.M., mengajak masyarakat Kerinci untuk turut hadir dan memeriahkan laga bergengsi ini.

“Saksikan perjuangan para pemain yang akan menampilkan permainan terbaik demi membawa pulang trofi Bupati Cup Kerinci 2025,” ujarnya.

“Dukung tim favoritmu dan rasakan euforia sepak bola Kerinci yang penuh semangat dan sportivitas,” tambahnya.

Babak 16 besar Bupati Cup Kerinci 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat olahraga di Kabupaten Kerinci terus hidup dan berkembang.

Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi magnet utama dalam menyatukan kebersamaan dan kebanggaan daerah. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA