12 Bulan Hijriyah: Nama, Makna, dan Sejarah Lengkap dalam Islam

waktu baca 3 menit
Jumat, 9 Jan 2026 05:00 25 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id Kalender Hijriyah merupakan sistem penanggalan yang digunakan umat Islam untuk menentukan berbagai ibadah dan hari besar keagamaan. Berbeda dengan kalender Masehi yang berbasis peredaran matahari, kalender Hijriyah menggunakan peredaran bulan (lunar calendar).

Setiap bulan dalam kalender Hijriyah memiliki makna historis, filosofis, dan religius yang mendalam. Nama-nama bulan tersebut berasal dari tradisi masyarakat Arab sebelum Islam, yang kemudian disempurnakan dan dimaknai kembali dalam ajaran Islam.

Berikut penjelasan 12 bulan Hijriyah lengkap dengan makna dan asal-usulnya, dilansir dari Antara:

1. Muharram (مُحَرَّم)

Muharram berarti “yang dihormati”. Bulan ini merupakan salah satu bulan haram dalam Islam, di mana peperangan dilarang. Masyarakat Arab pra-Islam sangat menghormati bulan ini, dan penghormatan tersebut tetap dipertahankan dalam Islam.

2. Safar (صَفَر)

Safar berasal dari kata “ashfar” yang berarti kuning, merujuk pada wabah penyakit kuning yang terjadi pada masa lalu. Ada juga pendapat yang mengatakan bahwa nama ini berasal dari kata “shifrun”, yang berarti kosong, menggambarkan rumah-rumah yang kosong karena penduduknya pergi berperang.

3. Rabi’ul Awal (رَبِيْع الأَوَّل)

Rabi’ul Awal mengacu pada musim semi, dengan kata “rabi'” yang berarti musim hujan atau rerumputan hijau. Bulan ini juga dikenal sebagai bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, menjadikannya bulan yang sangat penting dalam sejarah Islam.

4. Rabi’ul Akhir (رَبِيْع الآخِر)

Rabi’ul Akhir mengikuti Rabi’ul Awal dan masih merujuk pada musim semi. Nama bulan ini mencerminkan inti dari musim semi dalam penanggalan masyarakat Arab pada masa itu.

5. Jumadil Awal (جُمَادَى الْأُولَى)

Jumadil Awal berasal dari kata “jumadi” yang berarti beku, yang merujuk pada musim dingin yang sangat ekstrem, di mana air diyakini membeku. Hal ini mencerminkan kondisi alam yang keras di sebagian wilayah Arab.

6. Jumadil Akhir (جُمَادَى الْآخِرَة)

Jumadil Akhir juga merujuk pada musim dingin yang panjang. Kata “jumad” berarti beku, menggambarkan cuaca dingin yang ekstrem, mirip dengan bulan sebelumnya.

7. Rajab (رَجَب)

Rajab termasuk bulan haram dalam Islam. Nama Rajab berasal dari kata “tarjib” yang berarti menghormati atau mengagungkan. Pada bulan ini, masyarakat Arab menghentikan peperangan sebagai bentuk penghormatan.

8. Syaban (شَعْبَان)

Syaban berasal dari kata “sya’aba” yang berarti berpencar, mengacu pada kebiasaan masyarakat Arab yang berpencar untuk mencari air atau bepergian. Syaban terletak di antara bulan Rajab dan Ramadan, yang merupakan bulan mulia dalam Islam.

9. Ramadhan (رَمَضَان)

Ramadhan berasal dari kata “ramadha” yang berarti panas yang membakar, merujuk pada bulan suci yang sering bertepatan dengan musim panas. Di bulan ini, umat Islam menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh.

10. Syawal (شَوَّال)

Syawal berasal dari kata “syawwala” yang berarti naik atau meninggi. Salah satu penafsirannya merujuk pada gerakan ekor unta saat musim kawin. Pada masa Jahiliyah, bulan ini dianggap sial untuk menikah, namun Islam membatalkan kepercayaan tersebut.

11. Zulqadah (ذُو الْقَعْدَة)

Zulqadah berarti “bulan duduk”, karena pada bulan ini masyarakat Arab berhenti berperang dan melakukan perjalanan jauh sebagai persiapan untuk melaksanakan ibadah haji. Zulqadah juga termasuk salah satu bulan haram dalam Islam.

12. Zulhijah (ذُو الْحِجَّة)

Zulhijah berarti “bulan haji”, karena ibadah haji dilaksanakan pada bulan ini. Zulhijah adalah bulan penutup dari rangkaian tiga bulan haji: Syawwal, Zulqadah, dan Zulhijah.

Bulan ini juga termasuk bulan haram dan memiliki makna penting sebagai waktu pelaksanaan haji.

Kalender Hijriyah bukan sekadar penanda waktu, tetapi juga sarat nilai sejarah, budaya, dan spiritual. Memahami makna setiap bulan membantu umat Islam lebih menghayati ibadah dan tradisi keagamaannya. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA