Bikin Ngilu! Mr P Bocah 17 Tahun Kemasukan Benda Asing

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Des 2025 03:00 39 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Seorang remaja berusia 17 tahun dilaporkan memasukkan berbagai benda asing ke uretranya sendiri hingga 20 kali kunjungan ke unit gawat darurat (UGD). Dari total kunjungan tersebut, sembilan kali memerlukan tindakan pengangkatan endoskopi, sementara total 13 benda berhasil dikeluarkan tanpa perlu operasi besar atau intervensi eksternal.

Kasus pertama melibatkan paku, yang dikeluarkan dengan bantuan sistoskop 19fr dan penjepit fleksibel di ruang operasi dengan anestesi umum. Beberapa bulan kemudian, remaja tersebut kembali dengan sekrup logam di uretra, serta mengonsumsi obat hidroksizin. Gejala utama berupa retensi urine dan nyeri penis.

Selain paku dan sekrup, benda asing lain yang ditemukan termasuk tutup kopi plastik, paku rekonstruksi kecil, kawat logam dari masker wajah, dan penjepit garpu plastik. Tim medis menekankan bahwa benda yang tajam atau terletak di uretra proksimal memerlukan pengangkatan endoskopi untuk mencegah kerusakan uretra.

“Setelah beberapa kali tindakan endoskopi, kami menemukan jaringan parut di uretra akibat trauma berulang. Pasien juga memiliki kapasitas kandung kemih lebih tinggi dari normal, mampu menahan hingga 1 liter urine tanpa keluhan nyeri,” ujar tim medis, dikutip dari jurnal Frontiers In.

Seorang remaja berusia 17 tahun memasukkan sekrup ke dalam uretranya sendiri. Tak hanya sekali, ia memasukkan total 20 kali hingga dilarikan ke UGD. Foto: Adam Bezinque/ jurnal Frontiers In.

Pada satu kunjungan, sekrup ditempatkan di uretra distal, dengan ujung tumpul diarahkan keluar terlebih dahulu. Tim medis melakukan observasi konservatif dan uji coba berkemih. Hasilnya, pasien dapat mengeluarkan 1 liter urine dengan benda asing tersebut tanpa komplikasi.

Benda asing yang berhasil dikeluarkan antara lain: potongan tutup botol plastik, tali pengikat, paku dinding kering, sekrup logam, potongan logam dari masker wajah, garpu plastik, dan staples. Dua benda juga berhasil dikeluarkan di samping tempat tidur menggunakan gel lidokain dan hemostat.

Kasus ini menyoroti pentingnya penanganan medis dan kesehatan mental remaja, sekaligus risiko komplikasi akibat memasukkan benda asing ke uretra secara berulang. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA