Beras Merah untuk Diet: Manfaat, Risiko, dan Tips Konsumsi Sehat. (alodokter.com) JAKARTA, Cuitan.id – Beras merah untuk diet semakin populer sebagai pengganti nasi putih. Banyak orang memilihnya karena dianggap lebih sehat, tinggi serat, dan membantu mengontrol rasa lapar. Tak sedikit pula yang membagikan pengalaman penurunan berat badan setelah rutin mengonsumsi beras merah. Namun, apakah manfaat beras merah memang seefektif itu?
Beras merah merupakan jenis beras yang masih mempertahankan lapisan dedak. Lapisan ini mengandung serat, vitamin, mineral, serta senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Karena kandungan seratnya lebih tinggi dibanding nasi putih, beras merah untuk diet kerap membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga asupan makan dapat lebih terkontrol.
Meski demikian, tidak semua orang langsung cocok dengan beras merah. Teksturnya yang lebih padat dan rasa yang lebih kuat dibanding nasi putih sering menjadi tantangan di awal. Namun, dengan teknik memasak yang tepat, beras merah tetap bisa menjadi menu harian yang lezat dan mendukung pola makan sehat.
Berikut beberapa manfaat beras merah yang membuatnya sering dipilih saat menjalani program diet:
1. Membantu merasa kenyang lebih lama
Kandungan serat pada beras merah lebih tinggi dibanding nasi putih. Serat ini berperan memperlambat pencernaan, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dan keinginan untuk makan berlebihan dapat berkurang.
2. Tidak mudah meningkatkan gula darah
Beras merah memiliki indeks glikemik yang cenderung lebih rendah. Hal ini membuat lonjakan gula darah lebih terkendali, meski respons tubuh tetap dapat berbeda pada setiap orang tergantung porsi dan cara pengolahan.
3. Mendukung fungsi tubuh selama diet
Beras merah mengandung vitamin B kompleks, magnesium, zinc, serta antioksidan yang membantu proses metabolisme dan menjaga tubuh tetap berfungsi optimal selama menjalani diet.
4. Baik untuk kesehatan jantung
Sebagai bagian dari kelompok biji-bijian utuh (whole grain), beras merah mengandung zat gizi yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol dan mendukung kesehatan pembuluh darah jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Agar manfaat beras merah untuk diet dapat dirasakan secara optimal, perhatikan beberapa tips berikut:
Rendam atau masak beras merah lebih lama agar teksturnya lebih empuk dan mudah dicerna
Padukan dengan lauk tinggi protein seperti ikan, telur, tahu, atau tempe serta sayuran
Tetap perhatikan porsi, karena beras merah tetap mengandung kalori
Variasikan dengan sumber karbohidrat sehat lain seperti ubi, kentang, atau quinoa
Untuk konsumsi jangka panjang, memasak dengan air lebih banyak lalu ditiriskan dapat membantu mengurangi paparan zat tertentu, meski sebagian nutrisi juga bisa berkurang
Perlu diingat, keberhasilan diet tidak ditentukan oleh satu jenis makanan saja. Pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, serta istirahat yang cukup tetap menjadi faktor utama dalam menjaga berat badan dan kesehatan secara keseluruhan.
Bagi kamu yang memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes, gangguan pencernaan, atau penyakit ginjal, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengganti sumber karbohidrat utama ke beras merah. ***
Tidak ada komentar