Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, dan Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif. ist JAKARTA, Cuitan.id – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) membuka program Beasiswa Garuda Sarjana 2026 bagi siswa berprestasi di seluruh Indonesia. Program ini memberi kesempatan kuliah gratis di perguruan tinggi terbaik dalam dan luar negeri.
Program Garuda tidak hanya menanggung biaya pendidikan, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan siswa. Peserta mengikuti pemetaan kemampuan akademik, tes potensi, pelatihan intensif, pendampingan guru dan konselor, hingga bimbingan pendaftaran ke universitas tujuan.
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menegaskan program ini berfokus pada pembinaan menyeluruh.
“Program ini bukan sekadar bantuan biaya. Kami menyiapkan siswa agar siap bersaing dan diterima di universitas terbaik dunia,” ujarnya di Jakarta, Rabu (16/2/2026).
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Ardi Findyartini, menambahkan proses seleksi mengedepankan sistem nasional berbasis merit dan afirmasi.
“Kami membuka peluang adil bagi talenta dari berbagai daerah dengan tetap menjaga mutu pendidikan,” katanya.
Seleksi terbagi dalam dua gelombang:
Gelombang I
Pendaftaran: 16 Februari–15 Maret 2026
Seleksi administrasi: hingga akhir Maret
Tes bakat skolastik: April
Pengumuman: 30 April 2026
Gelombang II
Pendaftaran: 25 Mei–25 Juni 2026
Tes bakat skolastik: Juli
Pengumuman: 5 Agustus 2026
Program ini menanggung biaya kuliah hingga empat tahun, menyediakan fasilitas asrama, serta memberi pendampingan akademik intensif.
Melalui Beasiswa Garuda, pemerintah menargetkan lahirnya generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global tanpa terkendala biaya pendidikan. ***
Tidak ada komentar