Bahaya Minum Teh Setelah Makan dan Tips Aman

waktu baca 3 menit
Selasa, 17 Feb 2026 12:00 3 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.idMinum teh setelah makan sering menjadi kebiasaan yang menenangkan dan menyegarkan. Namun, meski terasa nikmat, kebiasaan ini tidak selalu baik untuk kesehatan jika dilakukan terlalu sering.

Teh mengandung zat alami seperti tanin dan kafein yang dapat memengaruhi penyerapan nutrisi dari makanan. Tambahan gula dalam teh manis juga berpotensi berdampak kurang baik bagi kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.

Dampak Minum Teh setelah Makan

Kebiasaan minum teh setelah makan dapat memberikan beberapa dampak berikut ini:

1. Menghambat penyerapan zat besi

Kebiasaan minum teh setelah makan dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan. Kandungan tanin dalam teh bisa mengikat zat besi yang berasal dari sumber nabati, seperti sayuran hijau, tahu, dan tempe.

Jika kebiasaan ini terjadi terus-menerus, risiko anemia bisa meningkat, terutama pada anak-anak, remaja, ibu hamil, atau orang yang sudah memiliki gangguan penyerapan zat besi.

2. Menambah asupan gula harian

Teh manis biasanya mengandung gula yang cukup tinggi. Jika Anda sering minum teh manis setelah makan, asupan gula harian bisa meningkat tanpa di sadari. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat memengaruhi berat badan dan kadar gula darah, terutama jika tidak di imbangi dengan pola makan yang sehat.

3. Mempengaruhi penyerapan nutrisi lain

Selain zat besi, zat tanin dalam teh juga dapat mengganggu penyerapan mineral lain, seperti zinc dan kalsium, terutama jika teh di minum dalam jumlah banyak sesudah makan. Jika dibiarkan, hal ini bisa berdampak pada kesehatan tulang dan metabolisme tubuh.

4. Menimbulkan keluhan lambung 

Kandungan kafein pada teh bisa memicu gangguan lambung pada sebagian orang, terutama yang sensitif terhadap asam. Risiko ini bisa meningkat bila minum teh setelah makan dilakukan dengan teh yang kental atau masih sangat panas. Kondisi tersebut dapat menimbulkan keluhan, seperti perut kembung, nyeri di ulu hati, atau mual.

Tips Aman Minum Teh setelah Makan

Minum teh setelah makan tidak di larang, asalkan di lakukan dengan cara yang tepat. Anda tetap bisa menikmati segelas teh hangat tanpa khawatir akan efek sampingnya, selama memperhatikan waktu dan cara konsumsinya.

Berikut beberapa tips aman yang bisa di ikuti:

  • Beri jeda waktu antara makan dan minum teh dengan menunggu setidaknya 1 jam. Cara ini membantu tubuh menyerap zat besi dan nutrisi lain dengan lebih optimal.
  • Pilih teh tawar atau gunakan sedikit gula agar asupan kalori harian tetap terkontrol dan risiko diabetes bisa di tekan.
  • Batasi jenis dan jumlah teh yang di minum, idealnya tidak lebih dari 2–3 gelas per hari.
  • Hindari minum teh setelah makan jika memiliki anemia atau gangguan penyerapan zat besi, dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai waktu serta cara minum teh yang paling aman untuk Anda.

Sebagai alternatif, ganti teh dengan air putih atau jus buah segar bisa menjadi pilihan yang lebih sehat. Air putih tidak mengganggu penyerapan zat gizi dan justru membantu melancarkan pencernaan serta menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Sementara itu, jus buah segar dapat memberikan tambahan vitamin dan antioksidan alami yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama jika tidak di tambah gula berlebih. Dengan begitu, kebutuhan cairan tetap terpenuhi tanpa menimbulkan efek samping yang mungkin muncul akibat terlalu sering minum teh setelah makan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA