Foto: Ilustrasi main hp (Getty Images/iStockphoto/amenic181) JAKARTA, Cuitan.id – Terlalu lama menatap layar laptop atau smartphone ternyata bisa berdampak serius pada kesehatan fisik. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu screen time berlebihan dan kecanduan media sosial menjadi faktor risiko brain rot, yaitu penurunan kemampuan kognitif akibat paparan konten dangkal dan berlebihan.
Selain memengaruhi otak, cahaya biru dari layar juga bisa mengganggu ritme sirkadian—siklus alami tubuh 24 jam yang mengatur rasa mengantuk, terjaga, serta produksi hormon seperti melatonin dan kortisol. Akibatnya, kualitas tidur menurun dan risiko kesehatan meningkat.
Kurang tidur karena paparan cahaya biru di malam hari berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2, karena tubuh kurang responsif terhadap insulin dan glukosa. Penelitian menemukan bahwa paparan cahaya biru malam hari bisa meningkatkan risiko diabetes hingga 50%, serta meningkatkan kemungkinan obesitas.
Ritme sirkadian yang terganggu juga berdampak pada tekanan darah, detak jantung, hingga kesehatan jantung. Orang yang tidur dengan layar menyala memiliki risiko lebih tinggi terhadap kanker, termasuk kanker payudara (1,5 kali lebih tinggi) dan kanker prostat (2 kali lebih tinggi), akibat penurunan produksi melatonin yang memiliki efek antikanker.
Dibandingkan cahaya lainnya, cahaya biru terbukti paling merusak kesehatan. Studi Universitas Harvard menemukan paparan selama 6,5 jam bisa menggeser ritme sirkadian hingga dua kali lipat dibanding cahaya hijau.
Tips menjaga kesehatan:
Dengan langkah sederhana ini, Anda bisa melindungi kesehatan otak, mata, dan tubuh dari risiko serius akibat paparan layar berlebihan. ***
Tidak ada komentar