Artis Inggris Bonnie Blue Digerebek Polisi di Bali

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Des 2025 13:00 40 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Seorang warga negara Inggris yang dikenal dengan nama panggung Bonnie Blue menjalani pemeriksaan di Polres Badung terkait dugaan keterlibatan dalam produksi serta penyebaran konten asusila di wilayah Bali. Pemeriksaan dilakukan pada Kamis (4/12/2025) sekitar pukul 14.30 Wita.

Kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah studio di Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Badung. Saat dilakukan pengecekan, polisi mendapati lokasi tersebut diduga digunakan untuk membuat konten yang bersifat melanggar norma kesusilaan.

Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara mengatakan pihaknya menemukan sejumlah peralatan perekaman di dalam studio tersebut.

“Diduga tempat tersebut digunakan terduga pelaku untuk memproduksi konten asusila,” ujarnya di Mapolres Badung, Jumat (5/12/2025).

Dalam penggerebekan itu, polisi turut mengamankan beberapa kamera, alat kontrasepsi, serta sebuah mobil pikap berwarna biru dengan tulisan “Bonnie Blue’s BangBus”.

Selain barang bukti, polisi juga mengamankan 18 warga negara asing (WNA) yang berada di lokasi. Salah satunya adalah perempuan asal Inggris bernama Tia Emma Billinger (26), yang diketahui sebagai sosok di balik identitas Bonnie Blue.

“Penyidik mengamankan 18 WNA, termasuk satu perempuan asal Inggris. Kami juga menemukan sejumlah kamera dan alat kontrasepsi,” jelas Kapolres.

Dari 18 WNA tersebut, 14 di antaranya adalah warga Australia yang diduga terlibat. Mereka berinisial JM (24), MT (27), BS (27), MP (40), PR (37), TL (25), BL (26), TR (25), AAG (20), BS (19), KM (22), MM (21), CC (19), dan KR (24).

Polisi menetapkan empat orang sebagai terduga, yakni:

  • Tia Emma Billinger alias Bonnie Blue (Inggris)

  • L.A.J (27) – Inggris

  • I.N.L (27) – Inggris

  • J.J.T.W (28) – Australia

Seluruh WNA tersebut telah menjalani pemeriksaan awal dan kini dikembalikan ke tempat tinggal masing-masing sembari menunggu proses penyidikan lebih lanjut.

Berdasarkan pemeriksaan awal, keempat terduga diketahui tidak memiliki hubungan sebelumnya dengan 14 WNA Australia yang berada di dalam studio saat penggerebekan.

Polisi menyatakan bahwa penyidikan masih terus dilakukan untuk memastikan peran masing-masing individu dalam kasus tersebut. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA