Cuitan.id – Alpukat sering menjadi buah favorit dalam menu sehat, tapi banyak orang ragu apakah buah ini cocok untuk diet. Kandungan gizinya memang tinggi: lemak sehat, serat, vitamin, dan mineral. Dalam 100 gram alpukat terdapat sekitar 160 kalori, sebagian besar berasal dari lemak. Hal ini membuat sebagian orang khawatir alpukat bisa menambah berat badan.
Namun, lemak dalam alpukat adalah lemak tak jenuh tunggal yang justru bermanfaat bagi kesehatan. Lemak jenis ini membantu rasa kenyang lebih lama dan membantu mengontrol asupan kalori harian. Selain itu, serat yang tinggi dalam alpukat mendukung pencernaan dan memberi efek kenyang, sehingga dapat membantu proses penurunan berat badan.
Dengan demikian, alpukat bagus untuk diet jika dikonsumsi dalam porsi wajar dan menjadi bagian dari pola makan seimbang, bukan sebagai satu-satunya sumber makanan.
Tips Konsumsi Alpukat agar Mendukung Diet
-
Batasi porsi: Konsumsi sekitar ¼–½ buah per hari untuk mengontrol kalori.
-
Hindari tambahan tinggi kalori: Jangan tambahkan gula, kental manis, atau krimer.
-
Padukan dengan protein: Kombinasikan dengan telur rebus, ikan, dada ayam, tahu, atau tempe agar rasa kenyang lebih lama.
-
Ganti camilan tinggi kalori: Alpukat bisa menjadi pengganti gorengan atau camilan manis.
-
Perhatikan total kalori harian: Konsumsi berlebihan tetap bisa menghambat penurunan berat badan.
-
Variasi menu: Jangan menjadikan alpukat satu-satunya menu diet. Tubuh tetap butuh nutrisi dari makanan lain.
Memasukkan alpukat dalam menu harian dapat menjadi strategi diet yang efektif, selama porsinya dikontrol dan diimbangi pola makan sehat. ***
Tidak ada komentar