Ammar Zoni Ungkap Kekerasan Saat Interogasi Kasus Narkoba

waktu baca 1 menit
Jumat, 19 Des 2025 13:00 45 admincuitan

JAKARTA, Cuitan.id – Aktor Ammar Zoni mengungkap pengalaman pahitnya saat menjalani interogasi dalam kasus dugaan peredaran narkoba. Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ammar menyatakan dirinya dan terdakwa lain mengalami kekerasan fisik dan intimidasi di Rutan Salemba.

Pernyataan ini muncul setelah polisi menayangkan video rekaman pengakuan Ammar terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan narkoba di rutan.

Ammar menegaskan, video itu bukan bukti kebenaran, melainkan hasil dari tekanan yang diterima selama penyidikan. Ia menilai pengakuan yang direkam di bawah paksaan dan skenario tertentu.

“Pengakuan saya memang seperti itu yang ada di video, tapi pengakuan saya itu berdasarkan dari tekanan. Tekanan yang di mana CCTV bisa membuktikan itu semua,” ungkap Ammar dalam persidangan, Kamis (18/12/2025).

Aktor 32 tahun ini meminta pembukaan rekaman CCTV Rutan Salemba tanggal 3 Januari 2025 untuk menunjukkan proses interogasi yang sebenarnya. Ia yakin rekaman itu akan mengungkap tekanan, pemukulan, dan bahkan penyetruman yang dialami selama penyidikan.

“Kami berlima meminta Yang Mulia untuk dihadirkan CCTV dari pihak Rutan tanggal 3 Januari. Di situ ada CCTV, kita dibawa tekanan, dipukuli, dan disetrum dipaksa untuk mengaku. CCTV tidak akan berbohong,” tegas Ammar.

Sidang ini menjadi sorotan publik, karena menekankan pentingnya prosedur hukum yang adil dan perlindungan hak terdakwa dalam kasus narkoba. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA