Al Haris Soroti Tanggung Jawab Besar Kepala Sekolah SMA, SMK dan SLB

waktu baca 3 menit
Sabtu, 24 Jan 2026 18:09 411 admincuitan

KERINCI, Cuitan.idGubernur Jambi, Al Haris, secara resmi membuka Rapat Kerja (Raker) Kepala Sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Jambi yang digelar di Desa Koto Periang, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (24/01/2026).

Kegiatan strategis ini turut dihadiri Bupati Kerinci Monadi, unsur Forkopimda Kabupaten Kerinci, serta ratusan kepala sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Raker ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran kepala sekolah sebagai ujung tombak peningkatan kualitas pendidikan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam dunia pendidikan. Menurutnya, perbedaan mendasar antara kepala sekolah dan guru lainnya terletak pada kewenangan menandatangani ijazah yang akan menentukan masa depan peserta didik.

“Tanda tangan kepala sekolah melekat di ijazah dan dibawa ke mana-mana. Mau melanjutkan pendidikan, mencalonkan diri sebagai pejabat publik, semuanya berawal dari ijazah,” tegas Al Haris.

Ia menambahkan bahwa meskipun kepala sekolah merupakan guru dengan tugas tambahan, tanggung jawab tersebut menyangkut legitimasi dan kualitas lulusan, sehingga tidak dapat dipandang ringan.

Gubernur juga mengaitkan peran strategis kepala sekolah dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, di mana sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sekolah rakyat, serta pembangunan sarana pendidikan harus disinergikan hingga ke daerah.

“Jangan sampai anak-anak sudah mendapat makan bergizi, tetapi kualitas pendidikannya tidak sejalan. Pendidikan bukan hanya soal fisik, tetapi juga ilmu dan akhlak,” ujarnya.

Menurut Al Haris, sekolah harus selalu siap dari berbagai aspek, mulai dari kebersihan lingkungan, fasilitas pendukung, hingga kedisiplinan, karena sewaktu-waktu dapat menjadi objek peninjauan pemerintah pusat.

Ia juga menekankan peran kepala sekolah sebagai pembina karakter peserta didik, khususnya pada jenjang SMA dan SMK yang berada dalam fase pencarian jati diri.

“Kita bukan hanya mencetak ijazah, tetapi mencetak manusia yang berilmu, beradab, dan berakhlak,” katanya.

Selain itu, Gubernur meminta agar penggunaan handphone di lingkungan sekolah diatur secara tegas serta menekankan pentingnya menjaga etika antara guru dan murid. Ia juga mengingatkan bahaya judi online, narkoba, dan kekerasan di lingkungan sekolah yang harus menjadi perhatian serius seluruh kepala sekolah.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, M. Umar My, menjelaskan bahwa Raker ini berlangsung selama tiga hari. Kegiatan diisi dengan pembekalan materi, diskusi kebijakan, team building, hingga kegiatan hiking untuk mempererat silaturahmi antarkepala sekolah.

“Ini merupakan raker pertama yang menyatukan kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB secara serentak di Provinsi Jambi dan dilaksanakan di Kabupaten Kerinci,” ungkapnya.

Umar My juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kerinci, Camat, serta Kepala Desa Koto Periang atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan.

Ia menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Provinsi Jambi telah menjalin kerja sama dengan Polda Jambi terkait budaya tertib berlalu lintas, pencegahan kekerasan di satuan pendidikan, bahaya narkoba, serta penindakan ASN yang terindikasi terlibat judi online.

“Tujuan akhirnya adalah memantapkan kualitas sumber daya manusia yang sejalan dengan visi dan misi RPJMD Pemerintah Provinsi Jambi,” pungkasnya. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA