Nasib PPPK Paruh Waktu Kerinci Dipertanyakan, BKPSDM Janji Perjuangkan Kontrak Kerja

waktu baca 2 menit
Selasa, 6 Okt 2026 12:13 53 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Ketidakpastian mengenai kelanjutan kontrak kerja Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci memicu kecemasan mendalam.

Ribuan tenaga honorer yang sudah mengabdi selama belasan hingga puluhan tahun masih menunggu kejelasan resmi dari pemerintah daerah mengenai rencana perpanjangan masa kerja mereka.

Situasi tersebut berbeda dengan kondisi di Kota Sungai Penuh, di mana rekan-rekan seprofesi sudah sibuk melengkapi dokumen administrasi. Di Kerinci, para pegawai baru di minta mengumpulkan beberapa berkas seperti absensi, namun belum ada informasi pasti mengenai tahap selanjutnya.

Bagi para pegawai, status kontrak ini bukan sekadar urusan administratif belaka. Kelanjutan pekerjaan menentukan masa depan ekonomi keluarga sekaligus bentuk pengabdian panjang mereka dalam mendukung pelayanan publik, mulai dari sektor administrasi, pendidikan, kesehatan, hingga bidang teknis lainnya.

Menanggapi keresahan tersebut, Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kerinci, Rikhe Evriyantos, menyatakan bahwa pihaknya masih intensif berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kebijakan perpanjangan kontrak ini nantinya disesuaikan langsung dengan masa kerja atau Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebelumnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Bidang Pendataan, Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kerinci, Citra Dewi, meminta para pegawai bersabar menunggu pengumuman resmi. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal proses ini sesuai regulasi yang berlaku demi memperjuangkan hak para pegawai.

“Kami tidak akan menyia-siakan perjuangan saudara-saudara kita PPPK Paruh Waktu Kerinci. Pemerintah daerah terus mengupayakan agar perpanjangan kontrak ini tercapai,” tegas Citra Dewi.

Sebagian besar PPPK Paruh Waktu telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk melayani masyarakat Kerinci. Pengalaman bertahun-tahun tersebut menumbuhkan harapan besar agar pemerintah daerah memberikan ruang untuk terus berkontribusi.

Di tengah proses koordinasi yang berjalan, para pegawai berharap komunikasi dari pemerintah daerah dapat berjalan lebih transparan. Transparansi informasi mampu meredakan kecemasan, sehingga mereka tetap bisa fokus menjalankan tugas pelayanan publik dengan tenang sembari menunggu kepastian resmi dari pemerintah pusat. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA