Kolase – Kerinci Juara Umum di GSI Jambi 2026. ist KERINCI, Cuitan.id – Kabupaten Kerinci sukses menorehkan tinta emas dalam ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) SMP Tingkat Provinsi Jambi 2026.
Tidak hanya sukses mengemban amanah sebagai tuan rumah untuk kali pertama, kontingen Kerinci juga sukses mengangkat trofi juara setelah menaklukkan Kabupaten Sarolangun dengan skor meyakinkan 4-2 di Lapangan Sigegar Bumi, Desa Siulak Panjang, Jumat (25/9/2026).
Kemenangan gemilang tersebut semakin lengkap berkat deretan prestasi individu yang membanggakan. Iqbal, siswa SMPN 6 Kerinci, sukses menyabet gelar Pemain Terbaik, sementara rekan setimnya, Ajun dari SMPN 34 Kerinci, keluar sebagai Top Skor turnamen.
Pertandingan final berjalan dalam tensi tinggi sejak peluit awal berbunyi. Kedua tim sama-sama menampilkan permainan agresif demi mengamankan supremasi tertinggi tingkat provinsi.
Ribuan pasang mata yang memadati pinggir lapangan memberikan dukungan luar biasa, membakar semangat juang para pemain muda Kerinci hingga berhasil mengunci kemenangan 4-2. Hasil akhir menempatkan Kabupaten Sarolangun di posisi kedua, disusul Kabupaten Muaro Bungo di peringkat ketiga usai membungkam Kota Jambi.
Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., secara resmi menutup rangkaian kompetisi yang berlangsung sejak 23 September 2026 tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa esensi GSI melampaui urusan menang atau kalah semata. Ajang ini menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta mental juang generasi muda.
“Melalui pertandingan, para siswa belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, sportivitas, sekaligus bagaimana menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap yang dewasa,” kata Murison.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kerinci, Isra Kamar, S.Pd., berharap momentum sejarah ini memicu komitmen bersama dalam merawat pembinaan talenta muda secara berkelanjutan. Kolaborasi erat antara pihak sekolah, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama melahirkan bibit-bibit unggul masa depan.
“Prestasi yang diraih para siswa diharapkan tidak berhenti setelah turnamen berakhir. Sebaliknya, capaian tersebut dapat menjadi bagian dari proses berkelanjutan untuk menemukan, membina, dan mengembangkan talenta-talenta muda Kerinci,” ujarnya.
Dari Lapangan Sigegar Bumi, kontingen Kerinci membuktikan bahwa talenta daerah memiliki daya saing tinggi untuk menatap panggung olahraga yang jauh lebih luas. (**
Tidak ada komentar