Ratusan Anggota BPD Sungai Penuh Perkuat Kapasitas Pengawasan Dana Desa Lewat Bimtek Lapin

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Sep 2026 15:11 138 admincuitan

JAMBI, Cuitan.id – Ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa dari seluruh Kota Sungai Penuh mengikuti Bimbingan Teknis Fungsi dan Tugas BPD dalam Pengawasan Pembangunan dan Pengelolaan Dana Desa.

Lembaga Pelatihan Indonesia menyelenggarakan kegiatan ini selama empat hari, mulai tanggal 23 hingga 26 September 2026, di Grand Hotel Kota Jambi.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kapasitas, serta kompetensi para anggota BPD dalam menjalankan tugas pengawasan pembangunan dan keuangan desa.

Acara pembukaan yang berlangsung pada Kamis, 24 September 2026, menghadirkan Kepala BPSDM Provinsi Jambi, Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Sungai Penuh, serta para tamu undangan.

Pembina Lembaga Pelatihan Indonesia, Said Fariq, menegaskan bahwa aparatur pemerintah wajib meningkatkan kompetensi karena regulasi terus berkembang. Ia menjelaskan bahwa efisiensi anggaran bukan sekadar memangkas biaya, melainkan memastikan dana terserap secara tepat sasaran demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan peningkatan kompetensi ini dapat diikuti dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi aparatur pemerintah desa dan BPD,” ungkap Said.

Pemerintah Kota Sungai Penuh menyambut baik inisiatif ini. Melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Zetria Delfi, Wali Kota Sungai Penuh Alfin menjelaskan bahwa acara ini menindaklanjuti permohonan resmi dari perwakilan BPD delapan kecamatan. Pemerintah daerah menilai pembekalan ini sangat krusial agar pengawas desa memahami regulasi terbaru yang dinamis.

“Karena bagi kami hal ini penting, mengingat regulasi terkait desa terus mengalami pembaruan dan perubahan. Sebagai pengawas pembangunan dan pengelolaan keuangan desa, BPD dinilai perlu memahami aturan yang berlaku, termasuk regulasi terbaru,” jelas Zetria.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Pemerintah daerah berharap para peserta menyerap seluruh materi pelatihan secara maksimal untuk diterapkan langsung saat mengawal pembangunan di desa masing-masing. (**

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA