Siti Hajir, Satu dari 15 Perempuan yang Dilantik Kemenag Jadi Kepala KUA. Gemini SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Kementerian Agama (Kemenag) mengukir sejarah baru dalam dunia birokrasi keagamaan Indonesia. Untuk pertama kalinya, Kemenag memercayakan tongkat kepemimpinan Kantor Urusan Agama (KUA) kepada 15 perempuan tangguh.
Langkah berani ini merupakan buah dari penerapan Peraturan Menteri Agama Nomor 24 Tahun 2024 dan KMA Nomor 1644 Tahun 2025. Aturan baru tersebut resmi membuka kesempatan emas bagi para Penyuluh Agama Islam untuk menjabat sebagai Kepala KUA.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, menyampaikan kabar baik ini dalam konferensi pers pada Jumat (5/6/2026).
“Kami melantik total 258 Kepala KUA, dan 15 di antaranya adalah perempuan hebat dari jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam. Mereka datang dari berbagai daerah dan siap mengukir sejarah baru dalam kepemimpinan KUA,” ujar Abu Rokhmad dengan penuh optimisme.
Abu menilai kehadiran kaum perempuan di kursi kepemimpinan KUA akan membawa perubahan besar. Selama ini, para penyuluh perempuan memiliki kedekatan emosional yang kuat dengan masyarakat melalui pendampingan keluarga, majelis taklim, dan komunitas keagamaan. Pengalaman berharga inilah yang akan membuat layanan KUA jauh lebih humanis dan responsif terhadap kebutuhan umat.
“Momen pelantikan ini menandai era baru KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang inklusif,” tambah Abu.
Transformasi ini juga sejalan dengan visi besar Menteri Agama Nasaruddin Umar. Menag ingin memosisikan KUA sebagai garda terdepan yang paling dekat, ramah, dan solutif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kemenag kini memberikan ruang setara, baik bagi Penghulu maupun Penyuluh Agama Islam, untuk memimpin dan berinovasi.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenag, Muhammad Zain, menegaskan bahwa proses pemilihan ini berjalan sangat matang dan mematuhi seluruh koridor hukum. Kebijakan ini sekaligus membuktikan komitmen nyata Kemenag dalam memperluas ruang pengabdian bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tanpa memandang gender.
“Kami berharap kehadiran para kepala KUA perempuan ini mampu mendongkrak kualitas pelayanan publik yang menyentuh langsung hati masyarakat,” tutur Zain.
Dari belasan perempuan inspiratif tersebut, nama Siti Hajir mencuri perhatian masyarakat Sumatera, khususnya Provinsi Jambi. Sebelum mengemban amanah baru ini, Siti Hajir merupakan penyuluh agama aktif di KUA Kecamatan Kumun Debai sekaligus Ketua Pengurus Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD BKMT) Kota Sungai Penuh. Capaian ini menobatkan dirinya sebagai perempuan pertama di Provinsi Jambi yang sukses menduduki jabatan strategis tersebut.
Melalui akun Facebook pribadinya, Siti Hajir mengungkapkan rasa syukur sekaligus pandangannya mengenai tanggung jawab baru ini.
“Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT. Saya menyadari bahwa amanah ini bukanlah sebuah kebanggaan pribadi, melainkan tanggung jawab besar yang harus saya pertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tulis Siti Hajir.
Sebagai salah satu pelopor perempuan yang memimpin KUA, Siti Hajir memandang momentum ini sebagai bahan bakar semangat. Ia ingin membuktikan bahwa perempuan mampu memberikan pelayanan publik terbaik dan menginspirasi kaum hawa lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, serta berkontribusi nyata bagi agama, bangsa, dan negara.
Ia juga mengharapkan dukungan moral dari segenap masyarakat agar bisa menjalankan tugas ini dengan lancar.
“Mohon doa dan dukungannya agar Allah senantiasa memberikan saya kekuatan, keikhlasan, kebijaksanaan, dan istiqamah dalam menjalankan amanah ini. Semoga Allah SWT membimbing setiap langkah kita dan menjadikan jabatan ini sebagai sarana untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tutupnya hangat.
Berikut adalah daftar 15 perempuan inspiratif yang resmi mengemban amanah sebagai Kepala KUA:
Andi Ariani Hidayat – Kantor Kemenag Kabupaten Mamasa
Uun Kurniasih – Kantor Kemenag Kabupaten Indramayu
Lilik Hanifah – Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung
Siti Khotijah – Kantor Kemenag Kabupaten Temanggung
Thuchfatul Syafa’atun Murino – Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan
Siti Mustaqilah – Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep
Mufaroha – Kantor Kemenag Kabupaten Bangkalan
Sainiyah – Kantor Kemenag Kabupaten Bangkalan
Eijiyah Ainun Bisari – Kantor Kemenag Kabupaten Berau
Siti Zahirah Said – Kantor Kemenag Kabupaten Nunukan
Mustika – Kantor Kemenag Kabupaten Bulungan
Sri Sartika – Kantor Kemenag Kabupaten Sanggau
Siti Hajir – Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh
Rapika – Kantor Kemenag Kabupaten Luwu
Pitriani – Kantor Kemenag Kabupaten Luwu **
Tidak ada komentar