Wako Alfin Musnahkan Ribuan KTP Rusak di Disdukcapil Kota Sungai Penuh. SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus menunjukkan kepeduliannya dalam mempermudah urusan administrasi masyarakat. Pada Jumat (5/6), Wali Kota Sungai Penuh, Alfin, S.H., bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dan Sekretaris Daerah Alpian, turun langsung ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Kehadiran mereka membawa misi penting: menertibkan administrasi kependudukan dan membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
Langkah awal dalam kunjungan ini bermula dari pemusnahan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) yang sudah rusak atau tidak berlaku lagi. Wali Kota Alfin memimpin langsung proses pembakaran dokumen-dokumen tersebut.
Langkah tegas ini bertujuan untuk mencegah pihak-pihak tidak bertanggung jawab menyalahgunakan identitas warga. Alfin ingin memastikan bahwa seluruh data kependudukan warga Sungai Penuh aman dan akurat.
Suasana haru dan bahagia mewarnai acara saat Wali Kota Alfin menyerahkan KTP-el baru kepada sejumlah pelajar yang memasuki usia 17 tahun. Kini, para generasi muda tersebut resmi memiliki identitas hukum sebagai warga negara.
Tidak berhenti di situ, perhatian besar juga mengalir untuk warga yang baru saja kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran. Disdukcapil bergerak cepat mencetak ulang dan menyerahkan Kartu Keluarga (KK) serta KTP-el baru secara gratis kepada para korban.
Sebagai bentuk empati yang mendalam, Pemkot Sungai Penuh juga menyalurkan bantuan paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan sehari-hari para korban kebakaran.
Sebelum meninggalkan lokasi, Alfin bersama rombongan menyisir ruang pelayanan Disdukcapil. Ia menyapa warga dan memantau langsung kinerja para petugas loket. Alfin ingin memastikan masyarakat menikmati pelayanan yang cepat, transparan, tanpa pungli, dan nyaman.
“Kami memprioritaskan masyarakat agar mendapatkan pelayanan administrasi yang cepat, tepat, dan mudah. Dokumen kependudukan ini adalah hak dasar setiap warga yang wajib kami penuhi dengan sebaik-baiknya,” tegas Alfin tersenyum.
Melalui aksi nyata ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh membuktikan bahwa birokrasi tidak harus kaku, melainkan bisa hadir secara humanis dan responsif terhadap kebutuhan warganya. **
Tidak ada komentar