Heboh Hadiah Bekas dan Toilet 10 Ribu di Asia MX Bupati Kerinci Cup 2026

waktu baca 3 menit
Senin, 1 Jun 2026 17:00 8 admincuitan

KERINCI, Cuitan.id – Ribuan penonton memadati kawasan Lahar Dingin, Desa Sungai Rumpun, Kayu Aro, Kerinci, untuk menyaksikan keseruan Asia MX Bupati Kerinci Cup 2026. Sayangnya, euforia balapan motor yang megah ini langsung redup akibat rentetan polemik yang memicu amarah publik.

Masyarakat kini ramai memperbincangkan pengelolaan event tersebut. Usai mengkritik tarif parkir dan harga tiket masuk yang mencekik, netizen kini menyoroti hadiah juara umum dan fasilitas toilet yang dinilai tidak wajar.

M Athar Protes Hadiah Motor Bekas di TikTok

Jagat maya mendadak heboh setelah salah satu pembalap, M Athar, meluapkan kekecewaannya melalui siaran langsung di TikTok. Sesaat setelah menerima piala, ia mendapati bahwa panitia memberikan kendaraan bekas sebagai hadiah juara umum. Video curhatan tersebut langsung viral dan memancing ribuan komentar dari warganet.

Sebagian besar netizen mempertanyakan kejujuran panitia terkait transparansi hadiah sejak awal pendaftaran. Sebagian lainnya meminta masyarakat untuk menahan diri dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara agar tidak timbul fitnah.

Masyarakat menilai, ajang balap motor internasional sekelas Asia MX seharusnya menyajikan informasi hadiah secara mendetail. Keterbukaan informasi sangat krusial mengingat para peserta datang dari berbagai wilayah di Indonesia demi mengejar prestasi, bukan kekecewaan.

Tarif Toilet Rp10 Ribu Bikin Pengunjung Menjerit

Sebelum isu hadiah mencuat, penonton lebih dulu mengeluhkan fasilitas toilet umum di area sirkuit Lahar Dingin. Pihak pengelola secara sepihak mematok tarif Rp10 ribu untuk sekali masuk toilet.

Bagi pengunjung yang membawa keluarga besar, biaya ini tentu sangat memberatkan kantong. Netizen pun langsung membandingkan tarif tersebut dengan fasilitas serupa di tempat wisata lain yang biasanya hanya berkisar antara Rp2 ribu hingga Rp5 ribu saja. Akibatnya, fokus publik pecah. Ajang yang harusnya menyuguhkan aksi memukau para rider di lintasan, justru menyisakan keluhan soal buruknya manajemen pelayanan.

Pengamat Pariwisata Tuntut Evaluasi Total

Kondisi ini memantik perhatian serius dari Ikshan Daraqtoni, seorang pemerhati pariwisata Kerinci-Sungai Penuh. Ia mendesak panitia pelaksana untuk segera melakukan evaluasi total demi menyelamatkan nama baik daerah.

Menurut Ikshan, panitia tidak boleh hanya bangga pada jumlah penonton yang membeludak atau kemeriahan seremoni belaka. Kenyamanan, pengalaman positif peserta, dan kepuasan penonton merupakan indikator utama kesuksesan sebuah event besar. Jangan sampai isu-isu teknis seperti ini merusak tujuan mulia pemerintah dalam mempromosikan pariwisata dan menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat Kerinci.

Keterbukaan Informasi Jadi Kunci Utama

Kasus Asia MX Bupati Kerinci Cup 2026 ini menjadi pelajaran berharga bagi dunia otomotif tanah air. Panitia event wajib mempublikasikan rincian hadiah, rincian biaya layanan, hingga regulasi perlombaan secara tertulis dan terbuka sebelum acara dimulai.

Kabupaten Kerinci saat ini sedang gencar menggelar agenda olahraga dan festival budaya untuk mendatangkan wisatawan. Oleh karena itu, pengelola event harus bergerak lebih profesional, transparan, dan akuntabel agar mampu menjaga citra positif destinasi wisata Jambi di mata dunia. Kini, publik dan para pembalap masih menunggu jawaban serta klarifikasi resmi dari panitia penyelenggara terkait polemik yang sedang bergulir. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA