Usia Ideal Anak Punya Gadget Sendiri Menurut Psikolog UGM

waktu baca 4 menit
Jumat, 22 Mei 2026 06:00 59 admincuitan

Cuitan.id – Tantangan mengasuh anak di era digital memang tidak mudah. Di satu sisi, perangkat digital memberikan hiburan dan membantu proses belajar. Di sisi lain, penggunaan gawai terlalu dini berisiko mengganggu perkembangan emosi dan sosial anak dalam jangka panjang.

Merespons fenomena ini, Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Theresia Novi Poespita Candra, S.Psi., M.Si, Ph.D., membagikan pandangan pentingnya. Menurut beliau, setiap fase usia anak memerlukan pendekatan pengasuhan yang berbeda sebelum mereka menyelami dunia digital secara intens.

Anak Usia di Bawah 7 Tahun Meniru Segalanya

Novi menjelaskan bahwa anak-anak di bawah usia tujuh tahun belajar lewat cara meniru perilaku orang-orang di sekitarnya.

“Anak umur 0 sampai 7 tahun itu belajarnya pakai bawah sadar. Mereka mengunduh semua hal mulai dari cara berbicara orangtua, cara bersikap, hingga cara bekerja di rumah. Anak-anak meniru semua itu tanpa sadar,” ujar Novi.

Pada fase emas ini, anak-anak belum menggunakan penalaran secara penuh untuk memahami sebuah tindakan. Oleh karena itu, mereka akan merekam dengan sangat mudah apa saja yang mereka lihat setiap hari, termasuk kebiasaan orangtua yang sering menggenggam ponsel.

Orangtua Harus Menjadi Teladan Pertama

Langkah terbaik untuk menjaga anak dari dampak buruk gawai adalah dengan memberikan contoh nyata yang sehat di rumah. Ketika ayah dan ibu lebih sering fokus menatap layar HP saat sedang bersama anak, anak akan menganggap kebiasaan tersebut sebagai hal yang normal.

Sebaliknya, interaksi yang hangat, komunikasi dua arah, dan aktivitas fisik bersama justru ampuh mengoptimalkan perkembangan sosial anak. Novi menyarankan orangtua untuk membiasakan anak melakukan aktivitas alami sebelum mereka mengenal dunia digital secara mendalam.

Beberapa kegiatan positif yang bisa Anda lakukan bersama anak antara lain:

  • Membaca buku cerita interaktif bersama.

  • Mengobrol santai tentang kegiatan sehari-hari.

  • Bermain dan berolahraga di luar rumah.

  • Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga yang ringan.

Kapan Usia Ideal Anak Memiliki Gadget Sendiri?

Novi merekomendasikan orangtua untuk memberikan gadget pribadi kepada anak saat mereka menginjak usia 12 hingga 13 tahun. Pada masa ini, kemampuan sensorik, sosial, dan emosional anak sudah jauh lebih matang.

Sebelum menginjak usia 13 tahun, anak-anak membutuhkan latihan untuk mengasah kepekaan seluruh anggota tubuh mereka lewat interaksi nyata secara alami.

Mulai Membuka Ruang Dialog pada Usia 7-12 Tahun

Saat anak memasuki rentang usia 7 hingga 12 tahun, orangtua sudah bisa mengajak mereka berdiskusi mengenai aturan di rumah.

Fase ini menjadi momen yang tepat bagi Anda untuk menjelaskan alasan di balik pembatasan durasi menatap layar (screen time). Dengan komunikasi yang baik, anak akan memahami konsekuensi dari setiap tindakan mereka, bukan sekadar merasa dikekang.

Bahaya Gadget Menjadi Kebiasaan Menetap

Novi mengingatkan para orangtua bahwa mengenalkan gawai terlalu dini tanpa adanya pendampingan ketat bisa memicu ketergantungan yang kuat. Kebiasaan memegang ponsel sejak kecil akan mengakar dan membentuk habit yang sulit Anda ubah ketika mereka beranjak dewasa.

Oleh karena itu, mari bangun kedekatan emosional dan komunikasi yang hangat dengan buah hati sejak dini. Di tengah gempuran teknologi yang kian masif, kehadiran dan pendampingan aktif orangtua tetap menjadi kunci utama agar anak tumbuh cerdas dan bijak di dunia digital.

Pertanyaan Menarik seputar Gadget dan Anak (FAQ)

1. Kapan sebaiknya anak diberikan HP sendiri? Psikolog UGM merekomendasikan usia 12 hingga 13 tahun sebagai waktu ideal bagi anak untuk memiliki gadget sendiri karena kematangan emosional dan sosial mereka sudah lebih siap.

2. Apa dampak jika anak usia di bawah 7 tahun terlalu sering main gadget? Anak di bawah 7 tahun belajar lewat cara meniru. Jika mereka terlalu sering melihat atau menggunakan gadget, hal itu bisa membentuk ketergantungan, mengurangi kepekaan sensorik alami, serta menghambat perkembangan sosial mereka.

3. Bagaimana cara membatasi screen time pada anak usia 7-12 tahun? Orangtua bisa mulai membangun dialog terbuka. Jelaskan alasan dan dampak negatif dari penggunaan gadget yang berlebihan, lalu buat kesepakatan bersama mengenai aturan waktu bermain gawai di rumah. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA