Panduan Mengatasi Paspor Rusak Saat Haji: Jemaah Tidak Perlu Panik

waktu baca 2 menit
Jumat, 22 Mei 2026 05:00 8 admincuitan

Cuitan.id – Jemaah haji Indonesia sering kali menghadapi situasi tak terduga di tanah suci, salah satunya adalah dokumen penting yang rusak.

Mulai dari paspor yang basah karena ketumpahan air minum di dalam tas, robek, hingga halaman yang berlubang akibat staples dari pihak maktab (masyariq).

Jika Anda atau kerabat mengalami hal ini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah meminta Anda untuk tetap tenang.

KJRI telah menyiapkan mekanisme cepat agar proses ibadah dan kepulangan Anda tetap berjalan lancar.

Langkah Cepat Mengurus Paspor Rusak di Arab Saudi

Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah, Okky Aditya Yaqsa, mengimbau jemaah untuk segera melakukan langkah-langkah berikut jika menemukan paspornya rusak:

  1. Laporkan Segera: Jemaah harus langsung melaporkan kerusakan paspor kepada ketua kloter atau petugas Daerah Kerja (Daker) setempat.

  2. Koordinasi ke KJRI: Petugas Daker akan meneruskan laporan tersebut kepada pihak KJRI Jeddah untuk mendapatkan penanganan responsif.

  3. Penerbitan Dokumen Pengganti: Untuk mempercepat proses, KJRI Jeddah akan menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

“Kami akan tetap memberikan SPLP untuk kepulangan. Fungsinya sama persis dengan paspor biasa, yaitu menjamin jemaah yang bersangkutan bisa kembali ke Indonesia dengan aman,” ujar Okky (20/5/2026).

Bagaimana Nasib Paspor yang Rusak?

Banyak jemaah khawatir paspor lama mereka akan disita. Namun, Okky menegaskan bahwa setelah melalui proses administratif dan pembatalan sistem agar tidak disalahgunakan, petugas akan mengembalikan paspor fisik yang rusak tersebut kepada jemaah sebagai arsip pribadi.

Pihak imigrasi Indonesia dan Arab Saudi juga sudah membangun komunikasi intensif sejak sebelum keberangkatan jemaah di bandara. Langkah antisipasi ini memastikan bahwa penanganan dokumen rusak di lapangan bisa selesai tanpa birokrasi yang berbelit-belit. Jadi, fokuslah pada ibadah Anda dan percayakan urusan dokumen kepada petugas yang sigap membantu.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Q: Apakah jemaah harus membayar untuk pembuatan SPLP pengganti paspor rusak? A: Tidak, pelayanan pengurusan dokumen darurat untuk jemaah haji yang mengalami musibah/kendala dokumen di tanah suci mendapat prioritas penanganan dari petugas daker dan KJRI.

Q: Apakah SPLP bisa di gunakan untuk melanjutkan perjalanan ke negara lain setelah haji? A: Tidak. SPLP hanya berfungsi sebagai dokumen perjalanan darurat satu kali jalan untuk memfasilitasi kepulangan jemaah kembali ke Indonesia.

Q: Apa saja penyebab utama paspor jemaah rusak yang sering terjadi? A: Kasus yang paling sering terjadi adalah paspor basah karena air minum yang bocor di dalam tas, halaman robek, atau berlubang akibat staples kode dari pihak maktab. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA