Ilustrasi – Panduan Lengkap Puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah 2026. Cuitan.id – Memasuki sepuluh hari pertama bulan Zulhijah menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim. Pada waktu inilah, Allah SWT membuka pintu rahmat dan melipatgandakan pahala dari setiap amal saleh yang kita lakukan.
Rasulullah SAW menegaskan istimewanya hari-hari ini melalui sabdanya:
“Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih dicintai Allah melebihi amal saleh pada hari-hari ini (10 hari pertama Zulhijah).” (HR Bukhari)
Salah satu cara terbaik untuk mengisi hari-hari penuh berkah ini adalah dengan menjalankan puasa sunnah, yaitu puasa Zulhijah, Tarwiyah, dan Arafah sebelum menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H.
Yuk, persiapkan diri Anda dengan menyimak niat, jadwal, dan tata cara pelaksanaannya berikut ini!
Umat Muslim dapat mengamalkan ibadah puasa ini mulai dari tanggal 1 hingga 7 Zulhijah. Berikut adalah bacaan niat yang bisa Anda lafalkan:
نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْحِجَّةِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri dzilhijjati sunnatan lillahi ta‘ala.
Artinya: “Saya berniat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta’ala.”
Puasa Tarwiyah berlangsung pada hari ke-8 Zulhijah. Nama “Tarwiyah” sendiri berkisah tentang tradisi para jemaah haji zaman dahulu yang mempersiapkan persediaan air sebelum mereka menuju Padang Arafah.
نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma tarwiyatin sunnatan lillaahi ta‘aalaa.
Artinya: “Saya berniat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta’ala.”
Puasa Arafah merupakan puncak amalan sebelum Idul Adha, bersamaan dengan momen jemaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Keutamaannya luar biasa, karena Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa ini dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (HR Muslim).
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin fii yaumi ‘arafata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.
Artinya: “Saya berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah Ta’ala.”
Secara umum, Anda bisa menjalankan puasa sunnah ini sama seperti puasa pada biasanya. Berikut langkah-langkah praktisnya:
Membaca Niat: Ucapkan niat di dalam hati atau secara lisan sebelum fajar tiba.
Makan Sahur: Santap makanan sahur demi menjaga stamina tubuh selama berpuasa.
Menahan Diri: Jaga diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.
Menjaga Lisan dan Sikap: Hindari berkata buruk, menggunjing, atau emosi berlebihan agar pahala puasa tetap utuh.
Memperbanyak Amalan: Isilah hari Anda dengan berzikir, membaca Al-Qur’an, dan bersedekah.
Berbuka Puasa: Segerakan berbuka begitu azan Magrib berkumandang.
Catatan Penting: Puasa sunnah ini berlaku bagi umat Muslim yang sedang tidak melaksanakan ibadah haji. Bagi para jemaah haji, para ulama menyarankan untuk tidak berpuasa agar kondisi fisik mereka tetap prima saat menjalani wukuf.
Berdasarkan Kalender Hijriah dari Kementerian Agama RI, puasa sunnah menjelang Idul Adha 1447 H jatuh pada akhir Mei 2026. Namun, Anda sebaiknya tetap menunggu keputusan resmi hasil sidang isbat Pemerintah untuk memastikan tanggal tepatnya.
Berikut adalah estimasi jadwal pelaksanaannya:
| Nama Puasa | Tanggal Hijriah | Perkiraan Tanggal Masehi |
| Puasa Zulhijah | 1 – 7 Zulhijah 1447 H | Senin, 18 Mei – Minggu, 24 Mei 2026 |
| Puasa Tarwiyah | 8 Zulhijah 1447 H | Senin, 25 Mei 2026 |
| Puasa Arafah | 9 Zulhijah 1447 H | Selasa, 26 Mei 2026 |
Apakah boleh menggabungkan puasa Zulhijah dengan utang puasa Ramadhan (qadha)?
Beberapa ulama memperbolehkan Anda menggabungkan niat puasa qadha Ramadhan dengan puasa sunnah Zulhijah. Melalui cara ini, Anda akan melunasi utang puasa wajib sekaligus mendapatkan keutamaan pahala di bulan Zulhijah.
Siapa saja yang dianjurkan melaksanakan puasa Arafah?
Seluruh umat Muslim yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji sangat dianjurkan untuk menunaikan puasa Arafah karena keutamaan penghapusan dosanya yang sangat besar.
Kapan kepastian awal bulan Zulhijah 2026 bermula?
Pemerintah melalui Kementerian Agama RI akan menetapkan awal bulan Zulhijah setelah menggelar pengamatan hilal dan sidang isbat. **
Tidak ada komentar