Fakta Gregoria Mariska Mundur dari Pelatnas, Fokus Sembuhkan Vertigo

waktu baca 4 menit
Sabtu, 16 Mei 2026 11:00 5 admincuitan

Cuitan.id – Pebulutangkis Tunggal Putri terbaik Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung, memilih mundur dari pemusatan latihan nasional (Pelatnas) PBSI.

Kabar mengejutkan seluruh pecinta bulu tangkis tanah air ini, disampaikan langsung oleh PP PBSI melalui akun Instagram mereka pada Jumat (15/5/2026).

Langkah besar ini murni lahir karena alasan kesehatan. Atlet kelahiran 11 Agustus 1999 ini berjuang melawan penyakit vertigo yang mengganggu kondisinya sejak tahun lalu.

Demi memulihkan fisik secara total, Gregoria memilih fokus pada penyembuhan di luar lingkungan pelatnas.

PBSI menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dedikasi luar biasa Gregoria selama 12 tahun menghuni pelatnas.

Selama lebih dari satu dekade, perempuan yang akrab disapa Jorji ini telah menyumbang banyak prestasi dan menginspirasi generasi muda badminton Indonesia.

Fokus Sembuhkan Vertigo, Bukan Gantung Raket

Masyarakat perlu memahami bahwa keluar dari pelatnas bukan berarti Gregoria pensiun dari dunia badminton profesional. Atlet kelahiran 11 Agustus 1999 ini memilih mundur karena harus fokus memulihkan kesehatan akibat penyakit vertigo yang ia derita sejak tahun lalu.

PBSI sangat menghormati keputusan ini agar Gregoria bisa menjalani proses pemulihan secara total. Setelah 12 tahun memberikan dedikasi luar biasa dan mengharumkan nama Merah Putih, kini saatnya sang atlet mementingkan kesehatannya terlebih dahulu.

Nantinya, Gregoria akan beralih status menjadi pemain profesional non-pelatnas (mandiri), serupa dengan jalur yang kini ditempuh oleh Jonatan Christie hingga pasangan Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani. Status baru ini tetap membuka kesempatan bagi Gregoria untuk bertanding di turnamen internasional secara mandiri.

Penyelamat Wajah Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Jejak karier Gregoria di Pelatnas PBSI penuh dengan tinta emas. Salah satu momen yang paling membekas dalam ingatan publik adalah penampilannya yang luar biasa pada ajang Olimpiade Paris 2024.

Saat itu, sektor bulu tangkis Indonesia menghadapi ujian berat setelah para pemain unggulan bertumbangan di babak awal. Namun, Gregoria tampil sebagai pahlawan yang menyelamatkan wajah badminton Indonesia lewat performa yang sangat konsisten.

Ia sukses melenggang hingga babak semifinal sebelum akhirnya kalah dalam laga sengit melawan wakil Korea Selatan, An Se-young. Gregoria kemudian berhak membawa pulang medali perunggu setelah lawannya di perebutan tempat ketiga, Carolina Marin asal Spanyol, mengalami cedera tragis. Medali tersebut menjadi satu-satunya kebanggaan tim badminton Indonesia di Paris.

Kabar Baik: BWF Berikan Fasilitas ‘Protected Ranking’

Akibat absen dalam berbagai turnamen untuk memulihkan diri, peringkat dunia Gregoria memang sempat melorot ke posisi 57 dunia dengan raihan 29.180 poin. Padahal, ia sebelumnya sangat konsisten menghuni jajaran 10 besar dunia.

Namun, pencinta bulu tangkis tidak perlu cemas. Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) telah resmi mengabulkan permohonan Protected Ranking (perlindungan peringkat) untuk Gregoria yang berlaku selama satu tahun.

Fasilitas khusus dari BWF ini sengaja hadir untuk melindungi atlet yang mengalami cedera atau sakit minimal 3 hingga 12 bulan. Melalui sistem ini, poin dan peringkat lama Gregoria akan membeku.

Ketika kondisinya sudah bugar dan siap comeback, Gregoria bisa langsung mendaftar ke turnamen-turnamen elite level tinggi seperti Super 750 atau Super 1000 tanpa harus merangkak dari babak kualifikasi paling bawah.

Saat ini, tongkat estafet perjuangan tunggal putri di Pelatnas PBSI berada di tangan para junior berbakat seperti Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, hingga Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi. Kita doakan agar Gregoria Mariska segera sembuh total dan siap kembali menguncang panggung dunia!

Pertanyaan Sering Diajukan (FAQ)

Apakah Gregoria Mariska Tunjung sudah pensiun dari badminton?

Tidak. Gregoria hanya mundur dari Pelatnas PBSI untuk fokus memulihkan kesehatannya, namun ia tetap berstatus sebagai pemain badminton profesional non-pelatnas.

Penyakit apa yang membuat Gregoria Mariska mundur dari PBSI?

Gregoria mengalami gangguan kesehatan akibat penyakit vertigo yang ia rasakan sejak tahun lalu.

Apa itu fitur Protected Ranking BWF yang didapatkan Gregoria?

Protected Ranking adalah regulasi BWF untuk membekukan peringkat pemain yang absen lama karena cedera atau sakit. Fitur ini menjaga agar peringkat atlet tidak merosot tajam, sehingga mereka bisa langsung mengikuti turnamen besar saat kembali bertanding nanti. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA