SDN 043 Koto Renah, Kec. Pesisir Bukit, Kota Sungai Penuh. Ist
SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Beberapa hari terakhir ini dunia pendidikan di Kota Sungai Penuh mendadak riuh akibat kabar miring yang menerpa SD Negeri 043/XI Koto Renah, Kec. Pesisir Bukit.
Adanya isu mengenai dugaan pungutan liar (pungli) terhadap dana sertifikasi guru yang sempat mencuat dan memicu perhatian publik.
Namun, Kepala Sekolah SDN 043, Haslinda, bergerak cepat memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan keadaan agar tidak berdampak buruk di lingkungan sekolah dan mengganggu proses belajar mengajar.
Haslinda memastikan bahwa seluruh proses administrasi dan pelayanan di sekolahnya berlangsung tanpa biaya sepeser pun. Ia menepis anggapan bahwa pihak sekolah memotong dana sertifikasi milik guru, baik mereka yang berstatus PNS maupun PPPK.
Menurutnya, sistem pembayaran saat ini sudah sangat transparan karena pemerintah mengirimkan dana tersebut langsung ke rekening pribadi masing-masing guru.
“Masalah yang orang sebut pungli itu tidak benar. Semua urusan di SDN 043 gratis,” ungkap Haslinda melalui pesan singkat pada Rabu (13/05/2026).
Kepala sekolah merasa heran dengan munculnya informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah sama sekali tidak memiliki akses atau keterlibatan dalam proses pencairan dana di rekening pribadi guru.
“Untuk pencairan sertifikasi langsung ke rekening masing-masing guru, tidak ada hubungannya dengan kepala sekolah. Dimana punglinya?,” tegas Haslinda.
Haslinda mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi yang belum jelas sumbernya. Ia mengkhawatirkan polemik semacam ini justru akan mengganggu fokus para guru dalam mendidik siswa dan merusak suasana kondusif di lingkungan sekolah. **
Tidak ada komentar