Solusi Penanganan Banjir, Wako Alfin Pastikan Normalisasi Batang Merao Tetap Berlanjut

waktu baca 2 menit
Jumat, 8 Mei 2026 15:08 125 admincuitan

SUNGAI PENUH, Cuitan.id – Walikota Sungai Penuh, Alfin S.H., membawa kabar baik bagi warga di sepanjang aliran Sungai Batang Merao. Meski sempat menghadapi tantangan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, Alfin menegaskan bahwa pemerintah kota tetap memprioritaskan proyek normalisasi sungai demi melindungi warga dari ancaman banjir tahunan.

Pernyataan ini ia sampaikan langsung saat membuka sosialisasi pembangunan instalasi air bersih di Aula Kantor Walikota, Jumat (08/05). Komitmen ini menjadi angin segar bagi masyarakat Hamparan Rawang yang selama ini mendambakan solusi nyata atas masalah luapan air sungai.

Fokus Pengerjaan 1,68 Kilometer

Pemerintah menargetkan pengerjaan normalisasi mulai dari Jembatan Simpang Tiga hingga batas kota di wilayah Koto Lanang. Dengan total panjang mencapai 1,68 kilometer, proyek ini memiliki dua misi utama:

  1. Menurunkan risiko banjir secara signifikan.

  2. Mendukung produktivitas lahan pertanian agar petani bisa memanen hasil lebih maksimal.

Kolaborasi dan Dukungan Warga Jadi Kunci

Alfin tidak menampik adanya tantangan teknis di lapangan. Alat berat harus melewati tujuh jembatan sempit dan area pemukiman yang padat. Dalam prosesnya, beberapa tembok penahan banjir, kandang ternak, hingga sebagian kebun warga mungkin akan terdampak sementara demi akses alat berat.

Oleh karena itu, Walikota Alfin mengajak masyarakat untuk saling bahu-membahu dan memberikan pengertian selama proses pengerjaan berlangsung.

“Kami melakukan pembangunan ini sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat luas. Kami ingin warga tenang dari banjir dan petani bisa bekerja dengan nyaman. Dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian sangat berarti agar pekerjaan ini cepat tuntas,” ujar Alfin dengan penuh harap.

Dampak Positif bagi Pertanian

Upaya pemerintah mulai membuahkan hasil nyata. Saat ini, sektor pertanian di Sungai Penuh menunjukkan tren positif. Data mencatat luas sawah produktif telah mencapai:

  • 2.165,87 hektare di Kecamatan Sungai Penuh.

  • 775,14 hektare di Kecamatan Hamparan Rawang.

Komitmen Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh

Selain normalisasi sungai, Pemerintah Kota Sungai Penuh terus memacu berbagai proyek strategis di wilayah Hamparan Rawang, antara lain:

  • Rehabilitasi Irigasi: Bungkal, Simpang Tiga, dan Paling Serumpun.

  • Tembok Penahan Banjir: Lokasi Air Sempit dan Air Sesat.

  • Akses Air Bersih (SPAM): Meliputi wilayah Rawang, Kampung Dilir, hingga Kampung Dalam.

  • Infrastruktur Jalan: Pembangunan jalan beton untuk kelancaran transportasi warga.

Melalui rangkaian program ini, Pemerintah Kota Sungai Penuh optimis tingkat kesejahteraan warga akan meningkat seiring dengan semakin tangguhnya wilayah tersebut terhadap bencana banjir di masa depan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA