Doa Setelah Adzan dan Iqomah: Arab, Latin, serta Keutamaannya

waktu baca 3 menit
Senin, 20 Apr 2026 18:00 6 admincuitan

Cuitan.id – Panggilan adzan yang berkumandang lima kali sehari bukan sekadar penanda waktu sholat. Suara merdu muadzin tersebut merupakan syiar Islam yang agung, membawa pesan kedamaian sekaligus ajakan untuk meraih kemenangan.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur, umat Islam memiliki tuntunan untuk memanjatkan doa setelah adzan dan iqomah.

Mengamalkan doa ini menjadi jembatan spiritual yang menghubungkan hati kita dengan Allah SWT serta menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Mari simak panduan lengkapnya di bawah ini.

Bacaan Doa Setelah Adzan

Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk membaca doa berikut agar mendapatkan syafaat beliau di hari kiamat kelak.

1. Versi Standar (Sesuai Hadits Bukhari)

Teks Arab:

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي وَعَدْتَهُ

Latin:

Allahumma rabba haadzihid da’watit taammah, wash shalaatil qaa-imah, aati Muhammadanil wasiilata wal fadhiilah, wab’atshu maqaamam mahmuudanil ladzii wa’adtah.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan pemilik seruan yang sempurna ini dan shalat yang didirikan, berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta bangkitkanlah beliau pada kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan.”

2. Versi Lengkap dengan Tambahan Sanjungan

Beberapa riwayat menambahkan kalimat pujian sebagai berikut:

Latin: …wasysyarofa, wad darajatal ‘aaliyatar rofii’ah… innaka laa tukhliful mii’aadz.

Artinya: “…serta kemuliaan dan derajat yang tinggi. Sesungguhnya Engkau tidak pernah menyalahi janji.”

Doa Setelah Iqomah: Persiapan Menuju Sholat

Saat iqomah berkumandang, suasana batin biasanya mulai fokus untuk menghadap Sang Pencipta. Anda dapat membaca doa singkat ini:

Teks Arab:

اللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَآتِهِ سُؤْلَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

Latin:

Allohumma robba haadzihi ad-da’watit taammati, wa ash-shalaatil qaaimati, shalli ‘ala sayyidinaa muhammadin wa aatihi su’lahuu yaumal qiyaamah.

Artinya: “Ya Allah, Tuhan pemilik seruan sempurna dan shalat yang berdiri, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad dan kabulkanlah permohonannya di hari kiamat.”

Tips Amalan: Para ulama juga menganjurkan kita membaca doa untuk orang tua setelah iqomah, yakni QS. Ibrahim ayat 40-41, agar keluarga kita senantiasa terjaga dalam ibadah sholat.

Adab dan Keutamaan yang Menenangkan Hati

Mengapa kita harus meluangkan waktu sejenak untuk berdoa di antara adzan dan iqomah? Berikut adalah alasannya:

  • Waktu Mustajab: Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa di antara adzan dan iqomah tidak akan tertolak. Inilah waktu emas untuk mengutarakan segala hajat Anda.
  • Jaminan Syafaat: Siapa pun yang tulus membaca doa setelah adzan akan mendapatkan pertolongan (syafaat) Nabi Muhammad SAW saat hari perhitungan nanti.
  • Pengusir Setan: Saat adzan berkumandang, setan lari menjauh, sehingga suasana menjadi sangat jernih bagi kita untuk berdzikir dan memohon ketenangan.
  • Menyempurnakan Sholat: Memulai ibadah dengan dzikir membuat hati lebih tenang dan membantu meningkatkan kekhusyukan saat sholat berlangsung.

Cara Menjawab Adzan dengan Benar

  1. Ulangi setiap kalimat yang muadzin ucapkan dengan suara lirih.
  2. Saat muadzin mengucap “Hayya ‘alash shalah” dan “Hayya ‘alal falah”, jawablah dengan: “Laa haula wa laa quwwata illaa billaah” (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).

Semoga dengan membiasakan amalan ringan namun berbobot ini, ibadah harian kita semakin bermakna dan membawa keberkahan bagi kehidupan dunia maupun akhirat. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA