Ilustrasi masak tengah malam. (Google Gemini AI) Cuitan.id – Pernahkah Anda tiba-tiba terbangun pukul dua pagi dengan perut keroncongan? Meski terlihat sepele, rasa lapar yang muncul di tengah malam ini sebenarnya adalah sinyal penting dari tubuh Anda.
Psikiater Dr. Michael Genovese menjelaskan bahwa penyebab utamanya sering kali berakar pada pola makan harian yang tidak seimbang. Mari kita bedah mengapa tubuh Anda “menagih” makanan saat seharusnya beristirahat.
Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat olahan (seperti tepung dan gula) tanpa asupan protein atau serat yang cukup, kadar gula darah akan melonjak cepat lalu merosot tajam. Penurunan drastis inilah yang membangunkan Anda di malam hari.
Dr. Hector Perez, seorang ahli bedah bariatrik, menegaskan bahwa kekurangan nutrisi penting membuat tubuh merasa cepat lapar kembali. Tubuh Anda membutuhkan stabilitas energi, bukan sekadar lonjakan sesaat.
Bagi Anda yang rutin berolahraga berat, tubuh tentu membutuhkan bahan bakar lebih banyak. Dr. Anjali Sawhney menyebutkan bahwa jika kebutuhan kalori harian tidak terpenuhi di jam makan normal, tubuh akan mengirimkan sinyal lapar saat Anda tidur sebagai bentuk kompensasi energi.
Hormon seperti kortisol (stres), leptin (kenyang), dan ghrelin (lapar) memegang kendali penuh atas nafsu makan Anda. Saat Anda stres atau kurang tidur, hormon-hormon ini menjadi tidak seimbang.
“Stres dan kecemasan memicu keinginan makan (emotional eating) yang bisa berubah menjadi kebiasaan kronis,” ujar Genovese.
Sering kali, otak salah menerjemahkan sinyal haus sebagai rasa lapar. Dr. Perez menjelaskan bahwa banyak orang terbangun dan mencari camilan, padahal tubuh mereka sebenarnya hanya butuh segelas air putih karena dehidrasi ringan.
Sesekali lapar di malam hari adalah hal manusiawi. Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika hal ini terjadi setiap malam atau disertai gejala berikut:
Pusing dan tubuh gemetar.
Keringat dingin.
Perubahan berat badan yang drastis.
Rasa lapar yang tidak hilang meski sudah makan.
Jika perut benar-benar berbunyi dan tubuh terasa lemas, jangan mengonsumsi makanan manis. Pilihlah camilan kecil yang mengandung protein dan lemak sehat, seperti segenggam kacang almond atau sepotong telur rebus. Kombinasi ini membantu menstabilkan gula darah hingga pagi hari tanpa merusak ritme tidur Anda. **
Tidak ada komentar