Kecelakaan 3 Kendaraan di Sungai Penuh, Ini Kronologi & Identitas Korban

waktu baca 2 menit
Kamis, 19 Mar 2026 08:15 781 admincuitan

Cuitan.id – Kecelakaan lalu lintas melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor terjadi di Desa Koto Tuo, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kapolres Kerinci AKBP Ramadhanil, melalui Kasatlantas Iptu Into Sujarwo menyampaikan peristiwa naas ini melibatkan dua mobil dan satu sepeda motor.

“Peristiwa bermula saat mobil Toyota Kijang Grand warna biru dengan nomor polisi BH 1402 RC yang dikemudikan Dafril (47), warga Desa Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, melaju dari arah Sungai Penuh menuju Tamiai. Ia membawa penumpang Yeni Susanti (45), ibu rumah tangga dari alamat yang sama,” katanya.

Dijelaskan Kasat Lantas saat melintasi jalan tikungan, dari arah berlawanan datang mobil Toyota Kijang Innova warna putih nomor polisi BH 1664 WK yang dikemudikan Yunisri (55), seorang PNS, warga Perum Griya Tebo Indah, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo. Mobil tersebut membawa penumpang Fibrimawati (54), PNS, dengan alamat yang sama.

“Diduga Yunisri mengantuk hingga kendaraannya melebar ke jalur kanan dan menabrak Kijang Grand. Setelah itu, kendaraan tersebut kembali menabrak sepeda motor Honda Vario warna hitam nomor polisi BH 5470 ZP,” jelas Iptu Into Sujarwo.

Ditambahknnya, adapun untuk sepeda motor itu dikendarai Zetiara (17), pelajar asal Desa Air Bersih Semurup, Kecamatan Air Hangat Barat, Kabupaten Kerinci. Ia membonceng dua penumpang, yakni Nur Azila (7) dan Kamini Aina Ramadani (16), yang juga berasal dari alamat yang sama.

Benturan keras membuat kedua mobil keluar jalur dan terperosok ke dalam sawah dengan kedalaman sekitar 2 meter.

Akibat kecelakaan tersebut:

  • Dafril tidak mengalami luka, sementara Yeni Susanti mengeluhkan nyeri di bagian dada.

  • Yunisri selamat tanpa luka, sedangkan Fibrimawati mengalami luka di bagian kepala depan.

  • Zetiara bersama dua penumpangnya mengalami luka lecet pada tangan dan kaki.

“Seluruh korban langsung mendapat penanganan medis di Puskesmas Tanah Kampung,” tuturnya.

Polisi dari Satlantas Polres Kerinci langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan, dan menangani kasus lebih lanjut.

Kondisi jalan di lokasi berupa aspal dengan tikungan, lebar sekitar 6 meter, dilengkapi marka garis kuning tidak terputus serta rambu lalu lintas. Cuaca saat kejadian terpantau cerah dan kawasan sekitar merupakan permukiman warga.

Kerugian material akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp10 juta. Tidak ada korban jiwa, namun lima orang mengalami luka ringan. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA