Dalil Al-Qur’an tentang Memaafkan
Dalam surat Ali Imran ayat 134, Allah SWT berfirman:
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Latin: Alladzina yunfiquna fis sarra’i wadh dharra’i wal kazhiminal ghaizha wal ‘afina ‘anin naas, wallahu yuhibbul muhsinin. Artinya: Orang-orang yang menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain, dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.
Ayat ini menegaskan bahwa memaafkan termasuk ciri orang bertakwa. Allah memberikan cinta dan pahala bagi mereka yang melakukannya.
Dalam surat Al A’raf ayat 199, Allah berfirman:
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
Latin: Khudzil ‘afwa wa’mur bil ‘urfi wa a’ridh ‘anil jahilin. Artinya: Jadilah pemaaf dan perintahkan yang ma’ruf serta berpaling dari orang-orang bodoh.
Perintah ini menunjukkan bahwa memaafkan adalah sikap aktif yang diperintahkan langsung oleh Allah. Seorang muslim diminta mengedepankan kelapangan dada.



Tidak ada komentar