Profil Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas yang Disorot soal Anak WNA dan Status Eks LPDP

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Feb 2026 09:30 4 admincuitan

Cuitan.id – Nama Dwi Sasetyaningtyas kembali ramai di media sosial setelah mengunggah kabar status kewarganegaraan Inggris anak keduanya. Publik kini turut menyoroti sang suami, Arya Iwantoro, yang berkarier sebagai peneliti di Inggris.

Dalam video yang beredar, Dwi menunjukkan surat resmi dari Home Office Inggris yang menyatakan anak keduanya telah diterima sebagai warga negara Inggris.

“Aku tahu dunia terlihat nggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memicu kritik warganet. Polemik meluas setelah publik mengetahui bahwa Dwi dan Arya merupakan eks penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dugaan Pelanggaran Aturan 2N+1

Warganet mengaitkan status anak dengan dugaan pelanggaran kewajiban pengabdian LPDP, khususnya aturan 2N+1. Isu ini muncul dari unggahan pengguna Threads yang membahas riwayat studi dan karier Arya di luar negeri.

Unggahan tersebut menyebut Arya menempuh studi magister dan doktoral di Belanda, lalu belum kembali ke Indonesia untuk menjalani masa pengabdian. Ia juga disebut bekerja di luar negeri melebihi batas waktu yang diatur LPDP.

Hingga kini, Arya maupun Dwi belum menyampaikan klarifikasi resmi terkait tudingan tersebut.

Profil Arya Iwantoro

Arya Iwantoro merupakan alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 2013 dari program studi Teknik Kelautan. Ia melanjutkan studi magister di Utrecht University dengan beasiswa LPDP dan meraih gelar Master of Science pada 2016.

Arya kemudian menyelesaikan program doktoral di universitas yang sama pada 2022. Setelah itu, ia menjalani riset postdoctoral di University of Exeter selama dua tahun.

Sejak 2025, Arya tercatat sebagai konsultan peneliti senior di University of Plymouth. Ia juga ikut mendirikan Lingkari Institute, organisasi nirlaba yang bergerak di bidang konservasi dan edukasi lingkungan.

Status Anak dan Polemik Kewarganegaraan

Dwi sebelumnya menyatakan telah menuntaskan kewajiban sebagai penerima LPDP dengan kembali ke Indonesia dan berkontribusi melalui bisnis lingkungan. Namun, perhatian publik kini lebih banyak tertuju pada status dan komitmen sang suami.

Polemik ini memunculkan kembali diskusi soal komitmen penerima beasiswa negara, kewajiban pengabdian, serta isu kewarganegaraan yang sensitif di ruang digital. Hingga kini, perdebatan masih berlangsung tanpa pernyataan resmi tambahan dari pihak terkait. ***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA