Taufik Aderya/Apriyani Rahayu jadi duet baru racikan pelatnas PBSI. (Foto: PBSI) JAKARTA, Cuitan.id – PBSI memperkenalkan tiga duet baru ganda campuran untuk Pelatnas 2026, termasuk satu peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu. Langkah ini diambil untuk menyegarkan sektor ganda campuran dan memaksimalkan performa di turnamen mendatang.

Duet ini menjadi sorotan utama. Apriyani, yang sebelumnya berjaya di ganda putri bersama Greysia Polii, kini mencoba peruntungan di ganda campuran bersama Taufik Aderya, pemain muda kelahiran Sungguminasa, 22 Januari 2006.
Taufik resmi bergabung ke Pelatnas PBSI pada September 2025 setelah lolos Seleksi Nasional 2025 dan melewati pemeriksaan kesehatan. Awalnya diplot di ganda putra, Taufik kini siap tanding di ganda campuran bersama Apriyani.
Mereka dijadwalkan tampil di Ruichang China Masters Super 100, 10–15 Maret 2026.

Lanny Tria Mayasari, sebelumnya fokus di ganda putri, kini akan menjajal ganda campuran bersama Daniel Edgar Marvino. Daniel sudah berada di Pelatnas PBSI sejak 2022, biasanya diandalkan di ganda putra.
Duet ini akan tampil di Ruichang China Masters Super 100, sementara Lanny tetap bermain rangkap di ganda putri bersama Apriyani.

Aisyah sebelumnya berpasangan dengan Marwan Faza, yang kini harus menepi karena glaucoma. Verrell Yustin Mulia, yang belum memiliki pasangan di ganda putra, kini berduet dengan Aisyah.
Pasangan ini akan bertanding di Sri Lanka International Series 2026 (9–15 Maret) dan Sri Lanka International Challenge 2026 (16–22 Maret) di Dadella International Stadium, Galle.
Menurut Kabid Binpres PBSI, Eng Hian, “Aisyah akan dipasangkan dengan Verrell sementara menunggu Marwan Faza pulih.”
Dengan formasi baru ini, PBSI berharap ganda campuran Indonesia semakin kompetitif di kancah internasional, baik di turnamen Super 100 maupun level series lainnya. ***
Tidak ada komentar